Embarkasi Surabaya Capai 28 Persen Keberangkatan, 12.140 Jemaah Haji Bertolak ke Tanah Suci

Reporter : Ika chairani
Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, Mohammad As'adul Anam

SURABAYA – Operasional pemberangkatan jemaah haji Embarkasi Surabaya memasuki hari ke-10 dengan tren positif.

Hingga 30 April 2026, tercatat sebanyak 12.140 jemaah dan petugas telah diberangkatkan, memenuhi 28 persen dari total target tahun ini.

Baca juga: Embarkasi Surabaya Berangkatkan 9.111 Jemaah, Capai 21 Persen

Data Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya menunjukkan bahwa total jemaah yang direncanakan berangkat pada musim haji 1447 H/2026 M berjumlah 44.080 orang.

Jumlah tersebut mencakup 42.109 jemaah dan 1.971 personel petugas serta pembimbing yang terbagi dalam 116 kelompok terbang (kloter).Secara teknis, hingga 29 April 2026, Embarkasi Surabaya telah melepas 11.003 orang dalam 29 kloter.

Dengan tambahan 1.137 orang dari 5 kloter pada hari ini, total kumulatif mencapai 12.140 orang dalam 32 kloter.

Dari komposisi gender, jemaah terdiri atas 5.710 laki-laki dan 6.430 perempuan.

Efisiensi Operasional dan Ketepatan WaktuIndikator kesuksesan operasional terlihat pada aspek On Time Performance (OTP).

Seluruh kloter yang telah diberangkatkan tercatat 100 persen tepat waktu sesuai jadwal.

Mengenai manajemen kursi, terdapat 38 open seat yang ditangani secara dinamis. Faktor penyebabnya meliputi jemaah sakit (8 orang), pendamping (3 orang), tunda berangkat (6 orang), mutasi kloter (18 orang), serta 21 kursi kosong karena kendala praman.

Baca juga: 2.612 Jemaah Haji Telah Diberangkatkan ke Tanah Suci

Saat ini, 10 jemaah masih dalam observasi di asrama, dengan prioritas penanganan medis agar segera dinyatakan layak terbang (fit to fly).

Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, Mohammad As'adul Anam, mengapresiasi sinergi lintas sektoral yang menjaga ritme keberangkatan tetap stabil.

“Alhamdulillah, hingga hari ke-10 operasional, proses pemberangkatan jemaah berjalan tertib, lancar, dan seluruh kloter dapat diberangkatkan tepat waktu. Kami terus menjaga kualitas layanan agar seluruh jemaah dapat berangkat dengan aman dan nyaman,” ujarnya, Kamis (30/4)

Ia menambahkan bahwa perhatian terhadap kondisi jemaah, khususnya yang mengalami kendala kesehatan, menjadi prioritas utama.

Baca juga: Jemaah Haji Embarkasi Surabaya Tiba di Tanah Air Usai Melahirkan di Mekkah

“Kami memastikan jemaah yang tertunda keberangkatannya mendapatkan penanganan terbaik di embarkasi, sehingga dapat segera diberangkatkan setelah dinyatakan layak terbang,” tambahnya.

Persiapan Gelombang BerikutnyaPPIH kini bersiap menyambut kedatangan 1.900 jemaah dari 5 kloter asal Lamongan, Bojonegoro, Jember, Malang, Magetan, Ngawi, Pasuruan, Ponorogo, dan Sidoarjo pada 1 Mei 2026.

Fokus utama tetap pada standarisasi layanan demi menjamin keamanan dan kelancaran ibadah haji seluruh jemaah.

Terkait kondisi di Tanah Suci, PPIH mengonfirmasi terdapat 1 jemaah yang dilaporkan wafat di Arab Saudi, di mana rincian informasi telah disampaikan melalui saluran resmi sebelumnya.

Editor : Redaksi

Politik
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru