Embarkasi Surabaya Tuntaskan Pemberangkatan 44.000 Jamaah Haji

Mohammad As’adul Anam
Mohammad As’adul Anam

SURABAYA — Penyelenggaraan operasional pemberangkatan jamaah haji Embarkasi Surabaya tahun 1447 H/2026 M resmi mencapai tahap akhir. Berdasarkan laporan data pemberangkatan jamaah haji dan petugas kloter tahun 2026 per 21 Mei 2026.

Sebanyak 44.000 jamaah dan petugas telah diberangkatkan menuju Tanah Suci atau mencapai 100 persen dari total rencana keberangkatan.

Baca Juga: Operasional Haji Hari Ke-22, Embarkasi Surabaya Berangkatkan 30.344 Jemaah dan Petugas

Total rencana pemberangkatan Embarkasi Surabaya tahun ini sebanyak 44.029 orang yang terdiri atas 43.263 jamaah serta 766 petugas pendukung, meliputi Petugas Haji Daerah (TPHD), Pembimbing Ibadah Haji dan Umrah Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (PIH KBIHU), ketua kloter, petugas haji Indonesia (PIHK), dan tenaga kesehatan haji kloter (TKHK).

Rincian jamaah berdasarkan daerah asal meliputi 42.109 jamaah asal Jawa Timur, 674 jamaah asal Provinsi Bali, dan 480 jamaah asal Nusa Tenggara Timur (NTT). Sementara itu, jumlah petugas terdiri atas 162 TPHD, 140 PIH KBIHU, 116 ketua kloter, 116 PIHK, dan 232 TKHK.

Dalam realisasi pemberangkatan, sebanyak 43.236 jamaah berhasil diberangkatkan yang terdiri atas 42.082 jamaah asal Jawa Timur, 674 jamaah asal Bali, dan 480 jamaah asal NTT. Selain itu, sebanyak 764 petugas turut diberangkatkan sehingga total jamaah dan petugas yang telah berangkat mencapai 44.000 orang.

Berdasarkan komposisi jenis kelamin, jamaah dan petugas yang telah diberangkatkan terdiri atas 20.603 laki-laki dan 23.397 perempuan.

Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, Mohammad As’adul Anam, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran seluruh proses operasional pemberangkatan haji Embarkasi Surabaya tahun ini.

“Alhamdulillah, seluruh rangkaian operasional pemberangkatan jamaah haji Embarkasi Surabaya dapat berjalan lancar, tertib, dan sesuai jadwal. Keberhasilan ini merupakan hasil sinergi seluruh petugas, stakeholder, serta dukungan masyarakat,” ujarnya, Jum'at (22/4)

Dari aspek ketepatan waktu penerbangan (On Time Performance/OTP), sebanyak 111 kloter tercatat berangkat tepat waktu tanpa keterlambatan maupun percepatan jadwal penerbangan.

Baca Juga: Embarkasi Surabaya Capai 28 Persen Keberangkatan, 12.140 Jemaah Haji Bertolak ke Tanah Suci

Selama proses operasional berlangsung, PPIH Embarkasi Surabaya mencatat sebanyak 194 mutasi keluar. Mutasi tersebut meliputi 1 jamaah sakit di daerah, 42 jamaah sakit di Asrama Haji, 2 jamaah hamil di Asrama Haji, 20 pendamping jamaah, 1 jamaah wafat di daerah, 47 jamaah tunda dari daerah, 3 jamaah tunda Mecca Route, 51 praman kosong, 2 jamaah sakit di perjalanan, 2 perpindahan nomor urut, dan 23 perpindahan kloter.

Sementara itu, mutasi masuk tercatat sebanyak 114 jamaah yang terdiri atas 34 jamaah dari daftar belum berkloter dan 80 jamaah dari kloter lain untuk mengisi kursi kosong. Hingga akhir operasional pemberangkatan, jumlah open seat tercatat sebanyak 80 kursi.

“PPIH terus melakukan optimalisasi pengisian kursi kosong melalui mekanisme mutasi masuk agar kapasitas penerbangan tetap maksimal dan pelayanan kepada jamaah berjalan efektif,” tambah Mohammad As’adul Anam.

PPIH Embarkasi Surabaya juga mencatat adanya jamaah yang mengalami penundaan keberangkatan karena alasan kesehatan maupun kondisi tertentu lainnya. Selain itu, terdapat dua jamaah yang tertunda keberangkatannya karena kondisi kehamilan dan telah dipulangkan ke daerah asal untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Baca Juga: Embarkasi Surabaya Berangkatkan 9.111 Jemaah, Capai 21 Persen

Dalam aspek pelayanan kesehatan, tercatat satu jamaah wafat di Asrama Haji Embarkasi Surabaya atas nama Tini Atmin (56 tahun), asal Kabupaten Gresik, Kloter 43, akibat sakit jantung saat menjalani perawatan di RSUD Haji Surabaya.

“Kami turut menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya jamaah haji. Semoga almarhumah memperoleh tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” tutur Mohammad As’adul Anam.

Pada musim haji tahun ini, jamaah termuda Embarkasi Surabaya tercatat atas nama Fardhan Aruna Syafzani Wibowo usia 13 tahun asal Provinsi Bali yang tergabung dalam Kloter 71. Sementara jamaah tertua tercatat atas nama Marsiyah Salim usia 104 tahun asal Kabupaten Kediri yang tergabung dalam Kloter 112.

PPIH Embarkasi Surabaya menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan terbaik hingga seluruh rangkaian operasional penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447 H/2026 M selesai dilaksanakan.

Editor : Redaksi