MAJALENGKA - Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kabupaten Majalengka bekerja sama dengan Bulog Subdrive Cirebon terus menggencarkan operasi pasar beras murah di sejumlah pasar milik pemerintah daerah sebagai upaya menjaga stabilitas harga pangan mengantisipasi inflasi dan membantu masyarakat.
Kegiatan operasi pasar murah tersebut digelar di empat titik strategis, yakni Pasar Kadipaten, Pasar Cigasong, Pasar Talaga, dan Pasar Prapatan Sumberjaya. Program ini berlangsung hingga Senin, 25 Mei 2026.
Baca juga: Disperdagin Majalengka Tata Pasar Kadipaten, Optimalkan PAD Daerah
Dalam pelaksanaannya, Disperdagin menyediakan sebanyak 10 ton beras medium di setiap titik pasar. Beras dijual dengan harga Rp11.600 per kilogram atau lebih murah Rp 900 dibanding Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp12.500 per kilogram.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Majalengka melalui Kepala Bidang Pasar, Taufikurrohman, mengatakan operasi pasar murah menjadi salah satu langkah pemerintah daerah dalam menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok.
“Operasi pasar ini kami lakukan secara rutin bekerja sama dengan Bulog Subdrive Cirebon untuk membantu masyarakat mendapatkan beras dengan harga yang lebih terjangkau,” ujarnya, Senin (19/5)
Ia menjelaskan, kegiatan operasi pasar murah dijadwalkan berlangsung setiap hari Senin dan Kamis di sejumlah pasar pemda agar distribusi kebutuhan pokok dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.
Selain beras murah, ke depan Disperdagin juga berencana menambah komoditas lain dalam operasi pasar, salah satunya minyak goreng murah.
Baca juga: Penataan Pasar Sindangkasih Dimulai, 79 Kios Siap Diisi Pedagang
“Ke depan kami rencanakan tidak hanya beras, tetapi juga operasi minyak goreng murah agar masyarakat semakin terbantu memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari,” tambahnya.
Antusias masyarakat terhadap operasi pasar murah tersebut cukup tinggi. Warga mengaku program tersebut sangat membantu mengurangi pengeluaran rumah tangga.
Salah seorang warga Pasar Cigasong, Rina (38), mengatakan harga beras yang lebih murah sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat kecil.
Baca juga: Disperdagin Majalengka Dorong Pengaktifan Kembali Kios Pasar Sindangkasih Cigasong
“Selisih harganya lumayan membantu, apalagi untuk kebutuhan keluarga sehari-hari. Mudah-mudahan nanti minyak goreng murah juga segera ada,” katanya.
Hal senada disampaikan Ahmad (46), warga Kadipaten, yang berharap operasi pasar murah dapat terus dilakukan secara rutin.
“Kalau ada operasi pasar seperti ini warga jadi lebih ringan belanja kebutuhan pokok,” ucapnya.
Editor : Redaksi