Diskominfo Majalengka Bekali 250 Admin Medsos Mitigasi Sentimen Negatif di Ruang Digital

Bimbingan teknis pengelola media sosial
Bimbingan teknis pengelola media sosial

MAJALENGKA – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Majalengka menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi 250 pengelola media sosial perangkat daerah di Gedung Nyi Rambut Kasih, Rabu (15/7). 

Kegiatan tersebut mengusung tema Mitigasi Sentimen Negatif terhadap Pemerintah sebagai upaya memperkuat komunikasi publik di era digital.

Baca Juga: Penataan Kabel Semerawut, Diskominfo Majalengka Luncurkan Program “SAJUTA”

Kepala Diskominfo Kabupaten Majalengka, Irwan, mengatakan media sosial telah menjadi sarana utama komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. 

Di sisi lain, ruang digital juga diwarnai kritik, keluhan, hoaks, disinformasi, hingga sentimen negatif yang harus dikelola secara tepat.

“Ruang publik digital tidak selalu ramah. Kritik, keluhan, bahkan disinformasi, hoaks, dan sentimen negatif adalah tantangan nyata yang kita hadapi setiap hari. Oleh karena itu, tema mitigasi sentimen negatif ini menjadi sangat krusial,” ujarnya.

Irwan menegaskan mitigasi sentimen negatif bukan berarti menolak kritik masyarakat. 

Menurutnya, admin media sosial pemerintah harus mampu merespons persoalan secara cepat, cerdas, dan terukur sehingga perbedaan pendapat dapat diarahkan menjadi dialog yang konstruktif.

Baca Juga: Indeks SPBE Majalengka Meningkat, Raih Predikat Sangat Baik, Layanan Digital Kian Optimal

Ia meminta seluruh admin media sosial menerapkan tiga prinsip utama. Pertama, responsif dan edukatif dengan memberikan jawaban berbasis data yang valid dan santun. 

Kedua, kolaboratif melalui koordinasi lintas perangkat daerah agar informasi yang disampaikan tetap sinkron. Ketiga, proaktif membangun narasi positif melalui publikasi capaian pembangunan, pelayanan publik, dan potensi daerah.

“Satu komentar negatif di masyarakat, apa salahnya balas dengan status positif, insyaallah sentimen negatif yang sedikit itu bisa tenggelam,” kata Irwan.

Sementara itu, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Diskominfo Majalengka,  Kusmiati, menjelaskan bimtek diikuti admin media sosial dari perangkat daerah, kecamatan, UPTD, hingga UPT Puskesmas se-Kabupaten Majalengka. 

Baca Juga: Kadiskominfo Majalengka, Imbau Masyarakat Waspada Penipuan di Media Sosial dan Transaksi Digital

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari Diskominfo Provinsi Jawa Barat dengan format interaktif.

Ia berharap peserta dapat memperkuat kemampuan komunikasi publik sekaligus membangun jejaring antaradmin.

"Format acara pun dikemas secara interaktif agar para peserta dapat bertukar pikiran dan memperkuat jejaring komunikasi secara optimal," tutupnya.

Editor : Redaksi