Buchori Imron Minta DLH Cegah Truk Sampah Bermasalah Beroperasi, Hindari Kebocoran Air Lindi

Reporter : Aldi Fakhrudin
Buchori Imron

‎SURABAYA – Anggota Komisi C DPRD Surabaya, Buchori Imron, menyoroti langkah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya yang melakukan evaluasi dan pengawasan terhadap armada truk pengangkut sampah guna mencegah kebocoran air lindi.‎

‎Menurutnya, pengawasan yang ketat sangat diperlukan agar kebocoran air lindi tidak menimbulkan bau tidak sedap maupun membuat jalan menjadi licin yang berpotensi membahayakan pengguna jalan.

Baca juga: Reses di Dapil 5, Josiah Temukan Keluhan Infrastruktur hingga Masalah Desil Bansos ‎

‎Buchori mengapresiasi upaya DLH dalam melakukan pengawasan armada pengangkut sampah. Namun, ia mengingatkan untuk kendaraan yang terindikasi mengalami kerusakan harus dicegah beroperasi sebelum berangkat menjalankan tugas.‎

‎“Kalau saat pemeriksaan sudah terlihat ada tanda-tanda truk bermasalah, maka harus langsung dicegah sebelum berangkat. Jangan hanya diberi peringatan. Lebih baik dicegah dari awal daripada menimbulkan masalah saat berada di jalan,” ujarnya, pada Rabu (10/6).

‎Ia menilai petugas yang bertugas melakukan pengawasan tentu memiliki kemampuan dan pengalaman untuk mendeteksi kondisi kendaraan yang tidak layak operasional. Karena itu, tidak boleh ada pembiaran terhadap armada yang diketahui bermasalah.

Baca juga: Faris Abidin Soroti Dampak Pelemahan Rupiah terhadap Proyek Pembangunan di Surabaya ‎

‎“Kalau sampai ada pembiaran, maka pihak yang lalai harus diberikan sanksi. Pengawasan tidak boleh abai, apalagi sampai lalai terhadap kondisi kendaraan yang digunakan setiap hari,” tegasnya.

‎Politisi asal PPP tersebut juga mengingatkan agar petugas pengawas di lingkungan DLH tetap profesional dan tidak mudah terpengaruh oleh kepentingan pihak tertentu, termasuk pihak swasta yang terlibat dalam pengelolaan sampah.

‎“Bagian pengawasan harus benar-benar bekerja sesuai tugasnya. Jangan sampai terkecoh atau bahkan ada pembiaran karena kepentingan tertentu. Kalau ditemukan adanya pembiaran, tentu harus ada tindakan tegas,” katanya.‎

Baca juga: Cegah Jukir Liar, DPRD Surabaya Dukung Transparansi Data Petugas Parkir ‎

‎Dengan demikian, Buchori mengajak seluruh masyarakat Surabaya untuk turut mengawasi kondisi armada pengangkut sampah yang beroperasi di lapangan.‎

‎“Kami juga berharap masyarakat ikut mengawasi. Surabaya ini milik kita bersama. Jika ada hal-hal yang perlu diperbaiki atau ditemukan adanya pelanggaran, masyarakat bisa menyampaikan kepada pemerintah agar segera ditindaklanjuti,” pungkasnya.

Editor : Redaksi

Politik
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru