Kunci Sukses Ungkap Kasus Kriminal ala Sigit Dwi Susanto: Kerja Bersama Tanpa Ego

Reporter : Anil Rachman
Sigit Dwi Susanto Ungkap Kunci Sukses Kasus Kriminal

SURABAYA – Di balik keberhasilan aparat kepolisian mengungkap berbagai kasus kriminal, ada kerja sama yang terjalin erat di antara personel reserse. Bagi Sigit Dwi Susanto atau yang akrab disapa Hellboy, kekuatan utama dalam penegakan hukum bukan hanya terletak pada kemampuan individu, tetapi juga pada semangat kebersamaan dan saling percaya antarsatuan.

Menurutnya, dinamika kejahatan yang terus berkembang membuat setiap personel tidak bisa lagi bekerja sendiri-sendiri. Pelaku tindak pidana kini kerap berpindah wilayah dan memanfaatkan celah koordinasi. Karena itu, membangun komunikasi yang hangat, terbuka, dan saling mendukung menjadi bagian penting dalam setiap langkah penegakan hukum.

Baca juga: Ratusan Kasus Kriminal Terungkap di Jatim, Kapolda Tekankan Pentingnya Peran Aktif Masyarakat

"Ketika kita menghilangkan ego sektoral dan lebih mengutamakan kebersamaan, maka pekerjaan yang berat akan terasa lebih ringan. Tidak ada satuan yang lebih hebat dari yang lain, karena keberhasilan adalah hasil kerja bersama," ujar Sigit, Selsa (30/6).

Berpengalaman di bidang reserse, Sigit menilai setiap pengungkapan kasus merupakan buah dari kolaborasi banyak pihak. Informasi yang dibagikan dengan cepat, koordinasi yang berjalan tanpa hambatan, hingga kesiapan personel di lapangan menjadi mata rantai yang saling melengkapi dalam proses penegakan hukum.

Ia berharap hubungan antara Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Timur dengan seluruh Satreskrim Polres di Jawa Timur terus dibangun dalam semangat kekeluargaan.

Baca juga: Polda Jatim Musnahkan Barang Bukti Narkotika, Kapolda: Surabaya Jadi Zona Rawan Tertinggi

Menurutnya, komunikasi yang baik tidak hanya mempercepat pengungkapan perkara, tetapi juga memperkuat rasa saling memiliki dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Sigit juga menekankan pentingnya sinergi dengan Polres Jember dalam menangani perkara yang memiliki keterkaitan lintas wilayah. Dengan koordinasi yang intensif dan saling mendukung, setiap tantangan di lapangan diyakini dapat dihadapi secara lebih efektif tanpa mengurangi profesionalisme dan ketelitian dalam proses penyidikan.

Baca juga: Kabid Humas Polda Jatim Tutup Pelatihan Public Speaking, Tekankan Komunikasi Jujur dan Transparan

Baginya, budaya saling membantu harus menjadi identitas setiap personel reserse. Sebab, keberhasilan institusi bukan diukur dari siapa yang paling menonjol, melainkan dari seberapa besar manfaat yang dapat dirasakan masyarakat melalui pelayanan dan penegakan hukum yang cepat, adil, dan berintegritas.

"Yang ingin kami bangun bukan hanya koordinasi dalam pekerjaan, tetapi juga rasa persaudaraan antarsesama personel. Ketika semua bergerak dengan hati, saling menghargai, dan memiliki tujuan yang sama untuk melayani masyarakat, maka keamanan akan lebih mudah diwujudkan. Sinergi yang humanis adalah fondasi untuk menghadirkan rasa aman dan memperkuat kepercayaan publik kepada Polri," tutup Sigit.

Editor : Redaksi

Politik
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru