MAJALENGKA – Ratusan siswa baru SMAN 1 Leuwimunding mendapat pembekalan mengenai bahaya hoaks, cyberbullying, dan judi online dalam kegiatan literasi digital yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Majalengka saat Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Senin (20/7).
Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Diskominfo Kabupaten Majalengka Hj. Kusmiati mengatakan, siswa perlu memiliki kemampuan menyaring informasi sebelum mempercayai maupun membagikannya melalui media sosial.
Baca juga: Manfaatkan MPLS, Diskominfo Majalengka Gencarkan Literasi Digital ke Sekolah
"Di era digital saat ini, siswa harus paham betul apa itu hoaks. Karena itu kami terus mengedukasi mereka agar mampu menyaring informasi dan memverifikasi kebenaran berita sebelum membagikannya," kata Kusmiati.
Selain membahas hoaks, peserta juga diberikan pemahaman mengenai etika berkomunikasi di media sosial, dampak cyberbullying, serta bahaya judi online yang dapat mengancam masa depan pelajar.
Baca juga: Diskominfo Jabar Perkenalkan Sistem DAMPING untuk Tingkatkan Kompetensi Admin Medsos Pemerintah
Guru SMAN 1 Leuwimunding, Iyan Kusnadi, mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, edukasi literasi digital sangat relevan dengan kondisi saat ini dan membantu sekolah membentuk karakter siswa agar lebih bijak menggunakan gawai.
Apresiasi juga datang dari peserta MPLS. Salah seorang siswa baru, Zahra Nadia, mengaku memperoleh banyak pengetahuan baru setelah mengikuti sosialisasi.
Baca juga: Diskominfo Majalengka Bekali 250 Admin Medsos Mitigasi Sentimen Negatif di Ruang Digital
"Materi yang disampaikan sangat seru dan membuka wawasan. Sekarang kami jadi lebih paham cara membedakan berita asli dan hoaks, serta menyadari pentingnya menjaga etika saat berkomentar di media sosial agar tidak merugikan diri sendiri maupun orang lain," ujarnya.
Melalui edukasi tersebut, Diskominfo berharap pelajar di Kabupaten Majalengka mampu menjadi generasi yang cerdas digital, kritis terhadap informasi, dan terhindar dari berbagai ancaman di ruang siber.
Editor : Redaksi