Forkopimda Gelar Night Ride, Gaungkan Semangat Jogo Suroboyo

Reporter : Aldi Fakhrudin
Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri naiki RX King di Kawasan Kota Lama

‎SURABAYA - Ketua DPRD Surabaya, Syaifuddin Zuhri, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar "Night Ride" dengan mengendarai sepeda motor RX King sembari menikmati suasana malam Kota Surabaya, pada Rabu (29/7) malam.

‎Kegiatan tersebut, berangkat dari Rumah Dinas Ketua DPRD Surabaya di Jalan Porong, kemudian melintasi jalan raya menuju kawasan Kota Lama. Usai dari sana, rombongan melanjutkan perjalanan ke Jalan Tunjungan untuk bersantai menikmati kopi sekaligus memantau geliat aktivitas warga pada malam hari.

Baca juga: Wujud Sinergi Forkopimcam dan Pemdes, GEBER JUMAT Gaungkan Budaya Hidup Bersih

‎Ketua DPRD Surabaya, Syaifuddin Zuhri, mengatakan kegiatan tersebut menjadi simbol kebersamaan Forkopimda dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kondusivitas Kota Pahlawan.

‎"Jadi, kita bersama Forkopimda bahwa dengan situasi yang saat ini terus kita lakukan kebersamaan agar supaya masyarakat juga tenang dan masyarakat juga optimis dalam membawa Kota Surabaya dengan baik. ekonomi jalan. Nah, inilah contoh arek-arek Suroboyo," ujar Kaji Ipuk sapaan lekatnya.

‎Ia menegaskan, meskipun memiliki tugas dan kewenangan yang berbeda, seluruh unsur Forkopimda tetap bersatu menjaga Surabaya.

‎"Apa pun jabatannya, baik Pak Sastrol, Pak Dandim, Pak Kejari, dan semuanya Forkopimda yang tergabung tetap tidak menghilangkan gaya-gaya arek Suroboyo-nya. Karena Surabaya dengan Kota Pahlawan, maka kita juga tetap melakukan aktivitas itu meskipun berbeda dengan kewenangan, tapi tetap kita satu. Jogo Suroboyo itu adalah tekad arek-arek Suroboyo," tegasnya.

‎Dalam kesempatan tersebut, Kaji Ipuk juga menyoroti perkembangan kawasan Kota Lama Surabaya yang kini semakin ramai dikunjungi masyarakat. Menurutnya, kawasan tersebut memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata sejarah dan ekonomi kreatif.

‎"Dari tadi kita melihat Kota Lama sekarang jauh lebih ramai dibanding dulu. Ke depan kami ingin membangun kawasan ini sebagai kota bergaya Eropa. Karena itu, kami akan mengundang para pemilik bangunan cagar budaya untuk bersama-sama meramaikan Kota Lama," katanya.

‎Ia juga berharap, para pelaku UMKM dan pedagang kaki lima (PKL) di kawasan tersebut dapat menyesuaikan konsep usahanya agar selaras dengan nuansa Kota Lama.

‎"PKL-nya juga bisa dibuat bergaya Eropa. Jika Pemerintah Kota dapat memberikan dukungan, kami juga akan berkoordinasi dengan aparat penegak hukum agar pengembangan kawasan ini berjalan baik," imbuhnya.

Baca juga: Polres Probolinggo dan Forkopimda Gelar Baksos di Pulau Gili Ketapang

‎"Tujuannya agar bangunan cagar budaya memiliki nilai ekonomi tanpa menghilangkan nilai sejarahnya. Seperti pesan Bung Karno, Jas Merah, jangan sekali-kali melupakan sejarah. Surabaya boleh menjadi kota metropolitan, tetapi tidak boleh meninggalkan semangat arek-arek Suroboyo," tuturnya.

‎Sementara itu, Komandan Sastrol Kodaeral V, Moch. Anton Maulana, menyampaikan pesan singkat kepada masyarakat, khususnya para pecinta otomotif.

‎"Satu aspal, satu hobi, tetap Jogo Suroboyo," ucapnya.

‎Ia juga mengajak generasi muda untuk menjaga Kota Surabaya melalui kegiatan-kegiatan yang positif.

‎"Anak muda cuma siji. Hobimu apa pun bentuknya, tetap Jogo Surabaya, rek," pesannya.

Baca juga: Danrem Bhaskara Jaya dan Forkopimda Sampang Silaturahmi dengan Forum Ulama Khos

‎Senada dengan itu, Komandan Kodim (Dandim) 0830/Surabaya, Kolonel Inf. Bambang Raditya, mengatakan kegiatan Night Ride menjadi bentuk ajakan kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban kota.

‎"Hari ini kita diprakarsai sama Pak Ketua DPRD. Kita sambil jaga Surabaya. Iya kan? Kalau bukan kita yang jaga siapa lagi. Banyak isu-isu negatif. Banyak anak-anak yang keluar malam melakukan hal-hal negatif. Setelah kita ayo sama-sama orang asli Surabaya harus jaga Surabaya. Iya toh," katanya.

‎Ditempat yang sama, Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya Tri Anggoro Mukti menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi bukti solidnya sinergi antarunsur Forkopimda.

‎"Baik, terima kasih. Kegiatan ini menandakan bahwa Forkopimda Surabaya tetap guyub, kompak, dan bersama-sama menjaga keamanan serta kondusivitas Kota Surabaya," pungkasnya.

Editor : Redaksi

Politik
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru