Petani Tembakau Bantarujeg Dapat Solar Dryer Dome dari DBHCHT

Reporter : M. Farhan
Fasilitas Solar Dryer Dome untuk Kelompok Tani Mekar Abadi

MAJALENGKA - Pemerintah Kabupaten Majalengka melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) menguji fungsi fasilitas Solar Dryer Dome untuk Kelompok Tani Mekar Abadi di Desa Babakansari, Kecamatan Bantarujeg, Kamis, (3/9).

Uji fungsi dilakukan Kepala DKP3 Kabupaten Majalengka bersama Bidang Hortikultura dan Perkebunan. Pengujian itu untuk memastikan perangkat dan sistem pengering tembakau berfungsi optimal sebelum diserahterimakan kepada petani.

Baca juga: Gotong Royong Bedah 22 Rumah, Kwarcab Majalengka Digancar Lencana Karya Bakti

Fasilitas tersebut bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun Anggaran 2026. Pemkab Majalengka menyediakan Solar Dryer Dome untuk mendukung pengembangan komoditas tembakau dan meningkatkan mutu hasil produksi.

Kepala DKP3 Kabupaten Majalengka, Gatot Sulaeman, mengatakan teknologi tersebut menjadi lompatan dalam penanganan pascapanen tembakau. Selama ini, pengeringan daun tembakau bergantung pada kondisi cuaca.

“Solar Dryer Dome bukan sekadar rumah pengering biasa. Teknologi ini menggunakan tenaga surya sebagai sumber energi utama, sehingga tidak hanya hemat biaya, tetapi juga ramah lingkungan,” ungkapnya.

Menurut Gatot, fasilitas itu dilengkapi sistem kontrol kelembaban dan suhu otomatis. Dengan sistem tersebut, proses pengeringan dapat berlangsung lebih terkontrol tanpa pemeriksaan manual secara terus-menerus.

“Solar Dryer ini dilengkapi dengan sistem kontrol kelembaban dan suhu otomatis. Dengan demikian, petani tidak perlu lagi bergantung pada cuaca atau melakukan pemeriksaan manual secara terus-menerus,” jelasnya.

Baca juga: Semarak HUT RI ke-81 di Garawastu, Warga Padati Istighosah hingga Laga Voli

Ia mengatakan uji fungsi dilakukan untuk memastikan seluruh kelengkapan alat bekerja optimal sebelum diserahterimakan.

“Kami pastikan seluruh kelengkapan alat ini berfungsi optimal sebelum diserahterimakan. Harapannya, teknologi ini benar-benar memberikan manfaat bagi petani, terutama dalam meningkatkan kualitas hasil dan efisiensi penanganan pascapanen,” katanya.

Petani tembakau Kelompok Tani Mekar Abadi, Asep, menyambut positif fasilitas tersebut. Menurut dia, Solar Dryer Dome dapat membantu petani menghadapi kendala cuaca dalam proses pengeringan daun tembakau.

Baca juga: Maulid Nabi: Lanud SKI Mantapkan Tekad Bersama Rakyat TNI Prima dan Kuat

“Selama ini pengeringan sangat bergantung pada matahari. Kalau cuaca mendung atau hujan, prosesnya bisa terganggu dan kami harus lebih sering melakukan pengecekan,” ujarnya.

Ia berharap fasilitas tersebut membuat proses pengeringan lebih cepat dan terkontrol serta meningkatkan mutu daun tembakau.

“Kami tentu sangat terbantu. Apalagi sistemnya sudah otomatis, ada pengaturan suhu dan kelembaban. Mudah-mudahan hasil tembakau kami semakin bagus dan nilai jualnya juga meningkat,” katanya.

Editor : Redaksi

Politik
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru