Odi Muplihudin Dikukuhkan Sebagai Direktur Operasional BPR Majalengka

Reporter : M. Farhan
BPR Majalengka tunjuk Odi direktur operasional BPR Majalengka

MAJALENGKA - Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT BPR Majalengka sekaligus mengukuhkan Direktur Operasional yang baru di Kantor BPR Majalengka, Jumat (30/10).

Dalam agenda tersebut, Odi Muplihudin resmi ditetapkan sebagai Direktur Operasional PT BPR Majalengka setelah mengalami kekosongan.

Baca juga: Tiga Lembaga Terintegrasi, Balik Nama Sertifikat Tanah di Majalengka Ditargetkan 10 Hari

Sebelum menduduki jabatan tersebut, Odi Muplihudin yang merupakan bagian dari internal BPR Majalengka dan sebelumnya menjabat sebagai Pimpinan Cabang Bantarujeg telah melalui sejumlah tahapan seleksi. Mulai dari Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) di lingkungan pemerintah daerah hingga fit and proper test di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Direktur PT BPR Majalengka, Asep Muhamad Jamaludin, menjelaskan, RUPS kali ini secara khusus dilaksanakan pengukuhan kekosongan posisi Direktur Operasional yang telah berlangsung sekitar 18 bulan.

Menurutnya, selama kekosongan tersebut, pengelolaan jajaran direksi dijalankan seorang diri.

Baca juga: Manfaatkan Layanan Balik Nama Sertifikat Tanah 10 Hari, Eman Optimistis Dongkrak Investasi dan PAD

Dengan ditetapkannya Odi Muplihudin, diharapkan koordinasi dan pelaksanaan operasional perusahaan dapat berjalan lebih optimal.

"Agenda RUPS hari ini khusus untuk pengukuhan dan penetapan Direktur Operasional. Selama kurang lebih 18 bulan saya menjalankan jajaran direksi sendirian. Alhamdulillah, Pak Odi Muplihudin dinyatakan layak, memenuhi syarat, dan lulus sehingga hari ini resmi dikukuhkan oleh Pak Bupati," ungkapnya, Jum'at (30/10).

Baca juga: Dukung Ketersediaan Air Lahan Pertanian, Pemkab Majalengka Gelontorkan Dana Rp13 M

Dari sisi kinerja keuangan, manajemen BPR Majalengka optimistis dapat memenuhi target yang telah ditetapkan hingga akhir tahun 2026.

"Untuk target konsolidasi tahun ini hingga Desember, target PAD kita sebesar Rp1,9 miliar dengan target laba Rp4,7 miliar. Melihat posisi per Oktober ini, kami optimistis target tersebut dapat terpenuhi," jelasnya.

Editor : Redaksi

Politik
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru