Polwan Polres Mojokerto Bantu Sukseskan Posyandu

Polwan Polres Mojokerto membantu kegiatan Posyandu
Polwan Polres Mojokerto membantu kegiatan Posyandu

Mojokerto,Tikta.id - Polres Mojokerto Polda Jatim menerjunkan anggotanya membantu kegiatan Pos Pelayanan Kesehatan Terpadu (Posyandu) untuk mendukung  program pemerintah menangani stunting, dengan melibatkan Polisi RW dan Bhabinkamtibmas.

Polres Mojokerto Polda Jatim melakukan pendataan dan imbauan kepada masyarakat khususnya yang memiliki anak balita untuk rutin memeriksakan kesehatannya di Posyandu terdekat.

Baca Juga: Satresnarkoba Polres Mojokerto Sosialisasi P4GN di Desa Wringinrejo 

Seperti yang dilakukan oleh Aipda Dhina Kartikasari, anggota Polisi Wanita (Polwan) yang bertugas sebagai Bhabinkamtibmas Desa Brangkal Kecamatan Sooko yang selalu aktif hadir di setiap kegiatan Posyandu.

Aipda Dhina Kartikasari, bertindak sebagai pendamping Kader Posyandu aktif memberikan sosialisasi kepada ibu-ibu mengenai pentingnya nutrisi yang baik bagi pertumbuhan anak.

Selain itu Polwan Polres Mojokerto ini juga memberikan semangat agar ibu - ibu dapat aktif mengikuti program Posyandu.

"Menjalankan tugas sesuai perintah dan arahan bapak Kapolres Mojokerto, jadi kami harus hadir di tengah kegiatan masyarakat untuk memberikan pendampingan dan juga pelayanan," ujar Aipda Dhina, Kamis (21/3).

Dalam kegiatan bersama bidan desa dan tim kesehatan nampak Bu Bhabin ini sedang menggendong beberapa balita untuk dapat dilakukan pengecekan kesehatan.

Pemeriksaan dimulai dari timbang badan hingga menerima vaksin agar setiap anak di Desa Brangkal terhindar dari penyakit dan semakin sehat. 

"Ini wujud komitmen Polres Mojokerto dalam mewujudkan Mojokerto menjadi zero new stunting tahun 2024, "ungkap Aipda Dhina.

Baca Juga: Diduga Lakukan Penyimpangan Seksual, Polres Mojokerto Kota Amankan Satu Pria

Menurutnya, kehadiran petugas Kepolisian Wanita sebagai Babinkamtibmas di desa binaan menjadi perhatian penting.

Hal itu mengingat kegiatan tidak jarang membutuhkan kehadiran seorang wanita,sehingga membuat warga masyarakat menjadi tidak segan dan sungkan apabila petugas memberikan pengayoman, pelayanan dan perlindungan.

Di tempat terpisah, Kapolres Mojokerto AKBP Wahyudi membenarkan bahwa pihaknya telah memerintahkan anggota di lapangan membantu pemerintah dalam penanganan stunting.

Ia mengatakan saat ini Pemkab Mojokerto sedang menuntaskan stunting salah satunya diwujudkan dalam kegiatan di Posyandu. 

Hal itu kata AKBP Wahyudi sebagai upaya untuk menekan angka stunting di wilayah Kabupaten Mojokerto.

Baca Juga: 3000 Jiwa Korban Banjir Mojokerto Diungsikan

"Ini sebagai salah satu ikhtiar kami untuk mempersiapkan generasi emas di tahun 2045," ujar AKBP Wahyudi.

Kapolres Mojokerto menyebut untuk mencapai tujuan tersebut menjadi tanggung jawab semua elemen strategis yang ada di Kabupaten Mojokerto.

Ia juga mengungkapkan, pihaknya yang bertugas sebagai pelindung, pengayom dan pelindung masyarakat tentu harus senantiasa hadir di tengah setiap kegiatan masyarakat termasuk dalam kegiatan penanganan stunting.

"Harus ada gerakan yang harmonis partnership multihelix, baik pemerintah, TNI-Polri, pengusaha, media, akademisi semua harus kita libatkan, agar stunting ini benar - benar teratasi," tandasnya. 

Editor : Redaksi

Peristiwa   

Polisi Redam ODGJ Mengamuk 

Pacitan,Tikta.id - Warga Desa Klesem, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Pacitan, dikejutkan dengan amukan seorang Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ)…