Legislator Partai NasDem Pertanyakan Urgensi  Pembangunan Tunnel TIJ

Imam Syafi'i (foto tikta.id)
Imam Syafi'i (foto tikta.id)

Tikta.id - Legislator Partai NasDem Surabaya Imam Syafi'i mempertanyakan pembangunan tunnel Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ).

Imam menyebut, proyek tersebut tidak memiliki tingkat urgensi yang tinggi, sebab pernah dicoret dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Surabaya Tahun 2024.

Baca Juga: Tunnel TIJ Jadi Magnet Wisatawan Kunjungi KBS, Total Capai 66.000 Orang

"Kami mempertanyakan kepentingan di balik proyek terowongan ini, kalau dihitung, lebih dianggap untuk menguntungkan KBS. Maka tidak perlu ada jalan kaki untuk terowongan itu," kata Imam kepada wartawan, beberapa waktu lalu.

Anggota Komisi A ini memaparkan,
proyek yang menelan anggaran Rp32 Miliar tersebut dilaksanakan tanpa uraian yang jelas,.

Baca Juga: DPRD Apresiasi Peresmian Tunnel TIJ-KBS, Tekankan Pentingnya Perawatan dan Pemanfaatan yang Tepat

Sehingga menimbulkan dugaan adanya penyelundupan dalam proses anggaran.
"Saya terus terang merasa kecolongan," ungkapnya.

Imam menyampaikan, saat rapat Banggar Senin (15/7), dia meminta proyek tersebut tidak dipercepat.

Baca Juga: Dilengkapi AC dan CCTV, Dishub Surabaya Tunnel TIJ-KBS Jadi Penghubung Aman ke KBS

Pun meminta pihak DPRD untuk meninjau lebih lanjut, sekaligus mengimbau Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Surabaya untuk proyek strategis lainnya dilaksanakan pada tahun berikutnya.

"Saya minta kalau nanti ada tambahan anggaran untuk tunnel itu. Saya akan menolak itu, karena kami kecolongan. Terus terang, urgensinya tidak terlalu penting," pungkasnya.

Editor : Redaksi