SURABAYA - Pemkot Surabaya membuka peluang besar bagi investor yang ingin mengembangkan transportasi ramah lingkungan di Kota Pahlawan.
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menegaskan dukungannya terhadap rencana taksi listrik beroperasi di Kota Pahlawan. Ia menyebutkan dua syarat utama sebelum kendaraan beroperasi.
Baca Juga: Faris Abidin Soroti Dampak Pelemahan Rupiah terhadap Proyek Pembangunan di Surabaya
"Jadi kalau ada transportasi massal yang mau investasi di Surabaya, saya pasti akan mendukung,” ujar Eri, beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Masuki Usia 733 Tahun, DPRD Surabaya Dorong Pembangunan yang Humanis dan Inklusif
Ia menegaskan dua syarat utama itu tidak bisa ditawar. Pertama, perusahaan harus memiliki fasilitas lahan parkir atau pull yang memadai untuk kendaraan mereka.
Kedua, seluruh tenaga kerja yang dilibatkan harus merupakan warga KTP Surabaya.
Baca Juga: Putusan Inkrah, Pemkot Surabaya Wajib Bayar Rp104 Miliar ke PT Unicomindo
"Satu (syaratnya), dia harus punya tempat untuk parkirnya atau pull. Yang kedua yang bekerja harus KTP Surabaya. Kalau dua (syarat) ini tidak bisa dipenuhi, maka tidak akan pernah saya keluarkan izinnya,” tegasnya.
Editor : Redaksi