Forwan Surabaya Salurkan Bantuan Tunai dan Kebutuhan Pokok untuk Lansia

Forwan Surabaya serahkan bantuan sosial di Panti Werda Hargo Dedali
Forwan Surabaya serahkan bantuan sosial di Panti Werda Hargo Dedali

‎SURABAYA - Forum Wartawan (Forwan) Surabaya menyalurkan bantuan sosial (bansos) kepada Panti Werda Hargo Dedali, Rabu (4/3).

‎Bantuan tersebut berupa uang tunai senilai Rp5.000.000, beras sebanyak 60 kilogram, serta berbagai kebutuhan panti lainnya dengan total nilai Rp2.000.000.

Baca Juga: Peluncuran Simpatik Paman Bansos, Warga: Bagus, Bantuan Lebih Transparan

‎Ketua Pelaksana kegiatan, Indra Setiawan, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian komunitas wartawan terhadap masyarakat, khususnya para lansia yang tinggal di panti.

‎“Ramadan menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas sosial. Kami berharap bantuan ini dapat membantu kebutuhan para penghuni panti,” ujarnya.

‎Menurutnya, kegiatan sosial tersebut juga menjadi pengingat akan pentingnya perhatian terhadap isu lansia di Kota Surabaya. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Surabaya tahun 2024 yang dirilis pada awal 2025, jumlah penduduk berusia 60 tahun ke atas di Surabaya mencapai lebih dari 363.282 jiwa.

‎“Jumlah lansia yang cukup besar ini menunjukkan bahwa perhatian terhadap kelompok usia lanjut perlu terus diperkuat, baik melalui dukungan keluarga, masyarakat, maupun berbagai komunitas,” kata Indra.

‎Melalui kegiatan tersebut, Forwan Surabaya berharap kepedulian terhadap lansia dapat terus tumbuh di tengah masyarakat, seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk usia lanjut di Kota Surabaya.

Baca Juga: Tingkatkan Akuntabilitas Kecamatan Leuwimunding Luncurkan Inovasi “Simpatik Paman Bansos"

‎Ketua Yayasan Panti Werda Hargo Dedali, Endang Sinar Giyanti, menyampaikan apresiasi atas kepedulian yang diberikan Forwan Surabaya.

‎Menurutnya, dukungan tersebut membantu memenuhi kebutuhan operasional panti sekaligus memberikan semangat bagi para penghuni.

‎Endang menjelaskan bahwa para penghuni panti menjalani berbagai kegiatan rutin untuk menjaga kesehatan fisik dan mental. Setiap hari, para lansia melakukan senam ringan serta sesekali mendapatkan penyuluhan kesehatan dari mahasiswa yang melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat.

‎Selain itu, panti juga menyediakan kegiatan pembinaan rohani sesuai dengan latar belakang agama para penghuni.

Baca Juga: Wakapolri Beri Perhatian Khusus kepada Biarawati dan Lansia di Polsek Genuk

‎“Di sini penghuninya berasal dari berbagai agama, seperti Islam, Kristen Protestan, Konghucu, dan Buddha. Karena itu kegiatan rohani juga menyesuaikan, ada pengajian, kegiatan gereja, serta aktivitas seperti yoga untuk menjaga kebugaran,” ujar Endang.

‎Ia menambahkan, Panti Werda Hargo Dedali merupakan panti berskala nasional yang terbuka bagi lansia dari berbagai daerah. Namun, dalam proses administrasi terdapat sejumlah ketentuan untuk memudahkan pengurusan layanan kesehatan maupun administrasi lainnya.

‎“Kalau ada lansia dari luar kota atau luar pulau tetap kami terima, tetapi salah satu syaratnya memiliki KTP Surabaya. Hal ini untuk memudahkan pengurusan administrasi jika suatu saat ada kebutuhan layanan kesehatan atau hal lainnya,” katanya.

Editor : Redaksi