MAJALENGKA- Kabar gembira untuk warga Kabupaten Bandung. Jemaah haji kloter pertama asal daerah ini, Kloter 24 KJT, telah mendarat selamat di Bandara Internasional Jawa Barat Kertajati, Jum'at (19/6), pukul 15.38 WIB.
Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Bandung, KH. Dudi Suryadarma, mengonfirmasi kedatangan para “tamu Allah” tersebut.
Baca Juga: Kloter 22 Tiba di Kertajati, 555 Jemaah Haji Cimahi Pulang Lengkap & Sehat
“Untuk Jemaah Haji asal Kabupaten Bandung yang tergabung di Kloter 24 KJT, Alhamdulillah telah mendarat ya, sekitar jam 15.38 WIB., itu berjumlah semuanya 431 jemaah, ditambah 4 orang petugas jadi 435. Insya Allah semua dalam keadaan sehat ya,” ujarnya di Kertajati.
Dudi menjelaskan ada perubahan teknis pemulangan tahun ini dibanding 2025. Jika tahun lalu jemaah harus transit dulu ke Asrama Haji Indramayu, tahun ini dibuat lebih efisien.
“Untuk tahun ini, dengan pertimbangan demi kenyamanan, keamanan, dan supaya jemaah haji tidak terlalu lelah, Kanwil Kementerian Haji Provinsi Jawa Barat merubah. Jadi jemaah ketika setelah keluar dari Kertajati ini, tidak kembali dulu ke debarkasi Asrama Haji Indramayu, tetapi langsung pulang ke daerah asal, yaitu Kabupaten Bandung. Alhamdulillah ini langkah untuk mempersingkat waktu maupun alur perjalanan dengan pertimbangan tadi untuk kebaikan para jemaah,” jelasnya.
Titik kumpul penjemputan keluarga untuk warga Kab. Bandung dipusatkan di Lanud Sulaeman, sama seperti tahun kemarin.
Baca Juga: Kloter 22 Tiba di Kertajati, 555 Jemaah Haji Cimahi Pulang Lengkap & Sehat
Total jemaah asal Kab. Bandung tahun ini sebanyak 482 orang. Angka 586 yang sempat disebut sebelumnya karena ada mutasi dari kabupaten/kota lain yang berdomisili di Bandung atau mendampingi keluarga.
“Kenapa kemarin pertama menjadi 586? Karena kita menerima mutasi dari kabupaten kota yang lain yang ingin berangkat atau mendampingi keluarganya yang berangkat di kabupaten Bandung, ataupun yang memang pindah domisili,” kata Dudi.
Untuk kloter selanjutnya, Kloter 38 dijadwalkan pulang 10 hari setelah ini, tanggal 29 Juni 2026. Kloter gabungan itu berisi jemaah Kab. Bandung, Indramayu, dan Bekasi.
Baca Juga: 442 Jemaah Haji Kloter 9 Asal Karawang Tiba di Asrama Bekasi, Pelayanan Tuai Apresiasi
Terkait kesehatan, hingga saat ini tercatat 1 jemaah asal Kab. Bandung wafat di Tanah Suci. KH. Dudi menyebut ini sebagai indikator membaiknya pelayanan.
“Ini juga mudah-mudahan menjadi pertimbangan bahwa pelayanan haji tahun ini semakin baik, terutama dalam aspek berkurangnya jemaah yang wafat, itu indikator daripada pemeriksaan kesehatan istithaah yang luar biasa yang kita lakukan,” tuturnya.
Editor : Redaksi