SURABAYA - Setelah memastikan integrasi moda transportasi di Surabaya berjalan tanpa mengganggu trayek yang sudah ada, Pemkot Surabaya kini fokus membahas skema teknis seperti sistem bagi hasil.
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menegaskan bahwa pembagian keuntungan akan dihitung secara rinci agar setiap pihak mendapat porsi yang adil dan masyarakat tetap menjadi pihak yang paling diuntungkan
Baca juga: Normalisasi Sungai Kalianak Tuai Penolakan, 1.600 Jiwa Terdampak
"Nanti kita akan hitung, misalnya Rp 2.000 itu sampai mana?, oh ternyata batas opernya disini dan lain-lainnya,” jelasnya.
Dalam proses perhitungan nantinya, akan melibatkan komunikasi antara Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya dan Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur. Wali Kota Eri Cahyadi meyakini bahwa integrasi ini akan sangat menguntungkan masyarakat.
Baca juga: Warga Tambak Asri "Melawan" Normalisasi Jilid 2: Jangan Tandai Rumah Kami Tanpa Dasar Hukum!
“Buat saya integrasi itu bagus, sehingga penumpang itu tidak bingung, yang penting ditampung di mana," katanya.
Meskipun detail teknis seperti skema bagi hasil masih dibahas di tingkat dinas terkait, Wali Kota Eri Cahyadi memastikan bahwa konsep integrasi akan segera disepakati.
Baca juga: Ratusan Rumah di RT 09 RW 06 Terancam Ditandai, Warga Minta Penundaan Normalisasi
"Sudah ketemu, kalau yang di Surabaya dengan di Jawa Timur antar Dishubnya," ungkapnya.
Editor : Redaksi