Tujuh Faksi NII Jawa Barat Serentak Lakukan Cabut Baiat dan Deklarasi Setia kepada NKRI

Reporter : Anil Rachman
NII Jabar Deklarasi Setia NKRI

BANDUNG - Untuk pertama kalinya dalam sejarah upaya deradikalisasi di Indonesia, tujuh faksi kelompok Negara Islam Indonesia (NII) di wilayah Jawa Barat secara serentak melaksanakan Cabut Baiat Massal dan Deklarasi Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Kegiatan ini berlangsung khidmat di Aula Ki Hajar Dewantara, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat.

"Kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam memutus mata rantai radikalisme dan memperkuat kembali integrasi sosial mantan anggota NII," kata Ketua Yayasan Prabu Foundation, Jum'at (12/12)

Baca juga: Polres Majalengka Gelar Upacara Farewell and Welcome Parade

Acara digelar atas kolaborasi strategis antara Densus 88 Antiteror Polri, Polda Jawa Barat, dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, serta didukung oleh Bank BJB. Rangkaian acara diawali dengan registrasi peserta, pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, serta pembacaan doa.

"Teruntuk NII dan Eks NII ini merupakan sebuah perjalanan bangsa, kami percaya teman-teman semua mempunyai pemikiran yang cerdas. Kita tahu sejarah NII adalah para pejuang penjajahan zaman Belanda," kata Wakadensus 88 AT Polri, dalam sambutannya.

Baca juga: ‎10 Narapidana Terorisme di Lapas Cipinang Ikrar Setia NKRI ‎

Wakadensus 88 AT Polri juga menekankan pentingnya menjaga keutuhan bangsa dan menolak ekstrimisme ideologi yang tidak sesuai dengan Pancasila.

"Saya yakin teman-teman semua disini tetap pada negara NKRI, kita semua menjaga membangun demi NKRI," katanya.

Baca juga: Tembakan Gas Air Mata Dipicu Serangan Bom Molotov

Puncak acara ditandai dengan pembacaan deklarasi cabut baiat oleh perwakilan faksi, yang diikuti seluruh peserta, dilanjutkan penandatanganan surat pernyataan, serta prosesi hormat bendera dan penciuman Merah Putih. Momen ini menjadi simbol kuat kembalinya para peserta ke dalam pangkuan NKRI.

"Kami memberikan apresiasi atas keberanian para mantan anggota NII yang secara terbuka memilih meninggalkan ajaran lama dan kembali kepada nilai-nilai kebangsaan," kata Wakil Gubernur Jawa Barat.

Editor : Redaksi

Politik
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru