Dua Hari Pasca Kebakaran, Sejumlah Titik Api Masih Terlihat Damkar Lakukan Pemadaman

Reporter : Ragil S
Damkar saat lakukan pemadaman sisa kebakaran pasar pagi

PEMALANG - Pasca dua hari terjadinya musibah kebakaran ratusan kios pakaian dan sejumlah toko di komplek pasar pagi Pemalang, pada Selasa malam (23/12), beberapa titik api masih menyala, terutama di salah satu toko yang menjual bahan bangunan cat dan terpentin yang mudah terbakar, hingga siang ini penanganan kebakaran masih terus berlangsung, Petugas pemadam kebakaran mendapati sejumlah titik api masih aktif,

Darmanto petugas Damkar pos induk Pemalang, mengaku jika pihaknya dihubungi salah satu pemilik toko material jika beberapa titik api masih menyala di toko miliknya,

Baca juga: Sebuah Mobil Avanza Hangus Terbakar di Lampu Merah Sirandu Pemalang

"Kami ditelpon dari pihak toko besi yogyakarta untuk pendinginan karena masih ada titik api yang menyala kembali,untuk penanganan hari ini kita penyisiran dulu untuk titik api yang tersisa dan harus di padamkan biar apinya tidak menyala lagi," tuturnya, pada Kamis (25/12)

Terpisah,Ricky Wijaya (40) Pemilik salah satu toko mengaku, jika sebagian bangunan beserta isi dagangannya terbakar dan menderita kerugian sekitar 1 Milyar rupiah.

Baca juga: Kunci Motor Kecemplung di Saluran Air, Warga Lapor Ke Damkar

"Kerugian yang kami alami sekitar 1 Milyar berupa material sebagian besar cat, dan di bagian belakang ada beberapa titik api masih menyala sehingga kami menghubungi pihak Damkar," tuturnya.

Seperti sebelumnya diberitakan kebakaran hebat melanda ratusan lapak pedagang pakaian dan beberapa bangunan ruko di komplek pasar pagi kota Pemalang,pada Selasa malam (23/12) kemarin , penyebab kebakaran, masih dalam proses penyelidikan pihak berwenang, akan tetapi hasil pemeriksaan awal mengarah pada dugaan korsleting listrik.

Baca juga: Ketua DPD PKS Pemalang Minta Pemkab Bangun Kios Darurat Pasca Kebakaran Lapak Pedagang Pakaian

Peristiwa kebakaran ini mengakibatkan ratusan lapak pedagang hangus terbakar. Mayoritas lapak yang terdampak menjual pakaian, sepatu, dan sandal, dengan total kerugian ditaksir mencapai miliaran rupiah.

Editor : Redaksi

Politik
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru