Perkuat Integritas ASN, BKKBN Jatim Fokus pada Kesehatan Mental

Reporter : Ika chairani
Maria Ernawati

SURABAYA – BKKBN Provinsi Jawa Timur menggelar kegiatan bertema “Strategi Sehat Mental ASN untuk Integritas Tanpa Batas”, di Ruang GC Gedung Nano Kampus C Mulyorejo Universitas Airlangga (UNAIR), Kamis (15/1)

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur, Maria Ernawati, menjelaskan kegiatan untuk meningkatkan kinerja ASN melalui penguatan kesehatan mental. 

Baca juga: BKKBN Jatim Dorong Ayah Ambil Rapor Anak Lewat Gerakan GEMAR

Menurutnya, transformasi Kemendukbangga/BKKBN menjadi Kementerian justru membawa tantangan kerja yang semakin kompleks.

“Pagi hari ini kita melaksanakan kegiatan strategi kesehatan mental untuk peningkatan kinerja ASN di lingkungan Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur. Latar belakangnya karena setelah transformasi menjadi Kementerian, tugas kita tidak semakin mudah, tetapi justru semakin banyak yang harus diselesaikan,” ujarnya 

Maria menjelaskan, Kemendukbangga/BKKBN memiliki tugas utama menjaga stabilitas kependudukan dan mendorong pembangunan keluarga guna mewujudkan ketahanan keluarga, khususnya di Jawa Timur. 

Selain itu, Kementerian juga berperan mendukung visi dan misi Presiden, termasuk delapan agenda prioritas pembangunan nasional.

Baca juga: Literasi Etis dan Budaya Jadi Kunci Pemanfaatan AI dalam Komunikasi Publik

Ia menambahkan, ASN Kemendukbangga/BKKBN memiliki tanggung jawab besar sebagai pelayan masyarakat dan pelayan keluarga. Tantangan tersebut semakin berat seiring dengan dinamika sosial dan perkembangan teknologi yang memengaruhi pola kehidupan keluarga di era modern.

“Pelayanan kepada masyarakat saat ini semakin kompleks. Dinamika sosial, kemajuan teknologi, hingga keterbatasan SDM dan anggaran menjadi tantangan tersendiri bagi ASN,” jelasnya.

Selain tugas pelayanan, ASN juga mengemban amanah untuk melaksanakan kebijakan-kebijakan Kementerian serta dituntut mengembangkan karier dan kapasitas diri. 

Baca juga: Sentuhan Kemanusiaan Tetap Penting di Era AI dalam Komunikasi Keluarga

Kondisi tersebut, kata Maria, berpotensi menimbulkan tekanan kerja apabila tidak dikelola dengan baik.

“Kalau stres tidak dikelola dengan baik, tentu akan berdampak pada penurunan kinerja. Karena itu, kegiatan ini bersifat preventif agar stres yang muncul masih dalam tahap ringan dan bisa dikelola secara sehat,” tambahnya.

Editor : Redaksi

Politik
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru