PEMALANG - Belum genap dua pekan bencana tanah longsor melanda Dukuh Siranti, Desa Bongas, Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, 25 Januari 2026 lalu.
Kini bencana serupa kembali merenggut korban jiwa hingga membuat banyak pihak merasa prihatin, kali ini melanda Desa Jojogan kecamatan Watukumpul.
Baca juga: Peduli Bencana, Damkar Pemalang Berjibaku Bersihkan Lumpur Pasca Banjir
Dua orang warga Y (37) dan KPY (9) keduanya merupakan Ibu dan anak warga RT4/RW1 Desa Jojogan, kecamatan Watukumpul, menjadi korban tanah longsor akibat Intensitas hujan tinggi yang mengguyur di daerah Pemalang bagian selatan ini.
Berdasarkan laporan dari pihak Forum Pimpinan Kecamatan (FORKOPINCAM) Watukumpul, Kejadian berawal pada pukul 16.30 WIB Pada Jum,at (6/2), tanah longsor dari perbukitan desa setempat menimpa rumah warga yang mengakibatkan KPY meninggal.
Dalam kurun waktu seminggu terakhir wilayah kecamatan Watukumpul diguyur hujan dengan intensitas tinggi, pukul 13.30 WIB hujan deras mulai mengguyur wilayah kecamatan Watukumpul, kemudian sekitar Pukul 16.30 tebing yang berada di belakang rumah Y longsor menimpa rumah dan menutup akses jalan raya Watukumpul-Cikadu.
Y dan KPY pada saat kejadian berada dirumah tidak bisa menyelamatkan diri sehinga tertimpa longsoran.
Baca juga: Satu Korban Longsor di Bongas Pemalang Ditemukan Tewas, Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian
Warga yang mengetahui segera melakukan evakuasi korban dan berhasil membawa kedua korban ke Puskesmas Watukumpul, namun saat perjalanan menuju Puskesmas KPY meninggal Dunia.
Sementara itu Ibu korban Y masih dalam perawatan pihak Puskesmas kecamatan Watukumpul lantaran menderita patah tulang.
Kejadian bencana tersebut disamping merenggut 1 korban jiwa, juga rumah korban mengalami kerusakan berat dan kerugian di taksir sekitar 130 juta Rupiah.
Baca juga: PLN Kerahkan 500 Personel Pulihkan Kelistrikan Aceh
Semetara itu Anggota Koramil 12 Watukumpul Serka Sumanto bersama Serka Tolani, sudah mendatangi TKP, kemudian bersama warga dengan peralatan seadanya melakukan evakuasi korban.
Terpisah Pemdes Jojogan sudah melaporkan kejadian ini kepada pihak Forkopimcam Watukumpul
Editor : Redaksi