SURABAYA - Senator asal Jawa Timur, Lia Istifhama, mengajak masyarakat melihat pendidikan tinggi dengan perspektif yang lebih bijak. Menurutnya, menempuh studi di luar negeri tentu merupakan pilihan baik, namun bukan satu-satunya jalan untuk meraih kualitas dan keberhasilan.
Ia berbagi pengalaman perjalanan akademiknya yang ditempuh sepenuhnya di dalam negeri. Saat menyelesaikan pendidikan S1 di IAIN Sunan Ampel, Universitas Airlangga, dan STID Taruna Surabaya, biaya kuliah per semester menurutnya relatif terjangkau. Bahkan dalam proses penyusunan skripsi, ia memilih bekerja untuk membantu membiayai kebutuhannya sendiri.
Baca juga: Pasar Murah Pemprov Jatim Diserbu Warga, Lia: Multiplier Effect dan Keberkahan Ramadan
Jenjang S2 ia tempuh melalui beasiswa dalam negeri, sementara saat S3 ia memperoleh bantuan BPP selama satu tahun. Secara keseluruhan, dana pribadi yang ia keluarkan hingga meraih gelar doktor disebutnya tidak terlalu besar dibandingkan persepsi umum tentang biaya pendidikan tinggi.
Baca juga: Jembatan Kebangsaan: Silaturahmi Mabes Polri ke Lia Istifhama Perkuat Sinergi Kelembagaan
“Kalau ada kemauan untuk belajar, insyaAllah selalu ada jalan. Pendidikan bukan soal gengsi, tapi soal proses dan manfaatnya bagi masyarakat,” katanya, Sabtu (28/2)
Menurut Lia, perguruan tinggi dalam negeri memiliki potensi besar untuk terus berkembang dan bersaing. Karena itu, ia berharap kebijakan pendidikan nasional semakin memperkuat institusi dalam negeri agar menjadi pilihan utama generasi muda.
Baca juga: Lia Istifhama Apresiasi Dispora Jatim Perjuangkan Olahraga Masyarakat
“Yang terpenting adalah bagaimana ilmu itu membawa keberkahan dan memberi kontribusi nyata. Kalau dalam negeri sudah mampu, tentu itu patut kita banggakan,” pungkasnya.
Editor : Redaksi