PEMALANG - Hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Pasar Pagi, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, pada sore hari menjelang berbuka puasa, sekitar pukul 17.20 WIB, Rabu (4/3). Akibatnya, bangunan toko dan pos satpam Pasar Pagi Pemalang mengalami kerusakan.
Berdasarkan laporan pihak berwenang yang diterima awak media, kejadian berawal pada pukul 16.20 WIB saat wilayah Kabupaten Pemalang diguyur hujan dengan intensitas tinggi, khususnya di wilayah perkotaan Pemalang.
Baca juga: Hujan Berhari-hari, 26 Bencana Terjadi di Majalengka
Guyuran hujan lebat disertai angin kencang tersebut menyebabkan sebuah pohon beringin yang tumbuh di sekitar area pasar roboh dan menimpa pos keamanan Pasar Pagi, mengakibatkan dua orang mengalami luka-luka.
Tidak hanya itu, dua atap teras bangunan toko milik warga yang terbuat dari baja ringan terbang terbawa angin akibat tiupan angin kencang dibarengi hujan dan sempat menutupi ruas Jalan Veteran yang berada di Kelurahan Pelutan, Kecamatan Pemalang.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Dua personel satpam, Kusnari (53), mengalami luka sobek di kepala dan mendapat tiga jahitan, sedangkan Sunardi (60) mengalami luka-luka di kedua tangan.
Baca juga: Ratusan Rumah Terendam Banjir di Kecamatan Ulujami Pemalang
Sementara kerugian materiil dialami Daumi (56) sekitar Rp50.000.000 akibat bangunan toko miliknya diterjang angin kencang.
Sebuah tiang listrik juga roboh. Akibatnya, kabel putus dan melintang di jalan. Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pemalang, Agus Ikmaludin, memberikan keterangan bahwa bencana hujan deras dan angin kencang melanda beberapa titik di Pemalang dan secara keseluruhan telah tertangani serta kondisi sudah normal.
Baca juga: Dua Peristiwa Kebakaran Terjadi Pada Saat Hujan Deras Melanda Kabupaten Pemalang
"Akses jalan sudah mulai bisa dilalui kendaraan. Di titik lokasi Jalan Raya Bantarbolang masih penanganan kabel dan tiang listrik oleh PLN Pemalang. Beberapa rumah terdampak sudah selesai dievakuasi, termasuk penanganan pohon tumbang yang menimpa rumah," ujarnya, Kamis (5/3).
Dengan kejadian bencana hujan deras disertai angin kencang yang mengakibatkan sejumlah kerusakan bangunan dan pohon tumbang, diperlukan penataan kembali oleh dinas terkait untuk merapikan dan memangkas beberapa pohon besar demi keselamatan warga.
Editor : Redaksi