ARAB SAUDI — Jutaan jamaah haji dari berbagai negara saat ini sedang menjalani puncak ibadah haji Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina). Di tengah cuaca panas dan kepadatan luar biasa, anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, mengingatkan pentingnya solidaritas dan rasa persaudaraan antarjamaah.
"Saat jauh dari keluarga dan berdesakan, yang paling menguatkan adalah kebersamaan. Saling membantu dan menenangkan membuat hati lebih tenang," ujar Lia, baru-baru ini.
Baca juga: Era Digital Makin Kompleks, Lia Istifhama dan KPID Jatim Desak Regulasi Penyiaran Baru
Lia berbagi pengalaman saat terpisah dan harus berjalan sendiri dari Masjidil Haram menuju hotel. Ia mengaku tetap tenang, berpikir positif, dan mencari penanda jamaah Indonesia melalui ransel mereka untuk mendapatkan rasa aman.
Ia pun mengimbau jamaah agar tidak panik jika terpisah dari rombongan, terutama setelah prosesi lempar jumrah.
"Tetap berjalan, tenang, dan berdoa. InsyaAllah rombongan juga sedang mencari kita," tuturnya.
Baca juga: Lia Istifhama Apresiasi Kebijakan Komisi Ojol 8 Persen, Harapan Baru bagi Para Driver
Sebagai bagian dari tim pengawasan haji Komite III DPD RI, Lia mengapresiasi upaya pemerintah Indonesia dan Arab Saudi dalam melayani jamaah. Meski begitu, ia memaklumi adanya keterbatasan fasilitas, seperti tenda Mina yang padat dan antrean panjang kamar mandi, akibat berkumpulnya jutaan manusia dalam waktu bersamaan.
Menurutnya, situasi ini justru menjadi esensi dari ibadah haji untuk belajar ikhlas dan berserah diri kepada Allah.
Baca juga: Lia Istifhama Ucapkan Selamat Hari Pers Nasional dan HUT ke-80 PWI Jawa Timur
Di akhir keterangannya, Lia mengajak jamaah untuk tetap bersyukur atas kesempatan berhaji.
"Jika merasa lelah, ingatlah ada jutaan orang yang mengantre dan menangis ingin berada di posisi kita. Semoga setiap peluh dan kesabaran menjadi haji yang mabrur," pungkasnya.
Editor : Redaksi