Menolak Lupa Status! Pemuda di Pemalang Nikahi Janda Beranak Dua, Siap Jadi Tulang Punggung Keluarga

Reporter : Ragil S
Fajri dan Mutmaimah

PEMALANG - Jodoh memang menjadi misteri ilahi yang tak bisa ditebak oleh siapa pun. Kalimat bijak tersebut tampaknya sangat pas untuk menggambarkan kisah asmara yang sedang hangat menjadi buah bibir warga Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah baru-baru ini.

Perbedaan usia yang terpaut sangat jauh tidak menjadi penghalang bagi dua insan ini untuk menyatukan hati dalam ikatan suci. Fajri Rofiq Subkhi, pemuda berusia 22 tahun asal Pemalang, sukses membuat geger jagat maya usai resmi mempersunting Mutmaimah (50), seorang janda beranak dua.

Baca juga: 8 Alasan Mengapa Menikah Secara Sederhana Lebih Bijak, Terutama untuk Kelas Menengah ke Bawah

Keduanya mantap melangkah ke pelaminan setelah mengikat janji suci dalam program nikah massal yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama (Kemenag) RI pada Jumat (26/6) kemarin.

Bersemi dari Dunia MayaKisah cinta beda usia ini rupanya berawal dari keisolasian dunia digital.

Menurut pengakuan Mutmaimah, benih-benih cinta di antara mereka bermula sejak perkenalan keduanya di media sosial pada tahun 2023 lalu. Tak disangka, obrolan santai di dunia maya tersebut berlanjut menjadi jalinan asmara yang serius di dunia nyata.

Meski usia Fajri lebih muda 28 tahun dibandingkan Mutmaimah, kedewasaan dan ketulusan sang pemuda mampu meluluhkan hati sang pujaan hati.

Mutmaimah mengaku sebelumnya tidak pernah berniat mencari pasangan baru. Namun, ia meyakini bahwa jodoh merupakan takdir yang telah ditentukan oleh Tuhan.

Setelah mengenal karakter Fajri selama menjalin hubungan, ia pun mantap menerima lamaran pemuda tersebut.

Baca juga: Gelaran Wedding Story Market 2025 Jadi Jembatan Calon Pengantin Wujudkan Pernikahan Impian

"Sebelumnya saya tidak berniat menikah lagi, mau fokus merawat anak-anak. Akan tetapi, rencana Tuhan ternyata berbeda dari pikiran kita," ungkapnya, Minggu (28/6).

Sementara itu, Fajri menegaskan bahwa perbedaan usia bukanlah penghalang untuk membangun rumah tangga.

Menurutnya, kenyamanan, kecocokan, dan keseriusan menjadi alasan utama dirinya memilih Mutmaimah sebagai pendamping hidup.

Pernikahan mereka menjadi salah satu pasangan yang paling mencuri perhatian dalam acara nikah massal tersebut. Usai kisahnya viral, berbagai komentar bermunculan di media sosial.

Baca juga: Nikah Siri Akan Diisbatkan, Pemkot Surabaya Mulai Lakukan Pendataan

Sebagian warganet memberikan doa dan dukungan, sementara lainnya mengaku terkejut dengan perbedaan usia pasangan tersebut.

Meski menjadi sorotan publik, Fajri dan Mutmaimah memilih fokus menjalani kehidupan rumah tangga mereka.

Keduanya berharap dapat membangun keluarga yang harmonis dan membuktikan bahwa kebahagiaan tidak ditentukan oleh usia, melainkan oleh rasa saling mencintai, menghormati, dan menerima satu sama lain. 

Editor : Redaksi

Politik
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru