Pantai Widuri Jadi Sekolah Kedua, Puluhan Siswa Kedapatan Membolos Saat Pelajaran Berlangsung

Reporter : Ragil S
Satpol PP Pemalang razia siswa bolos sekolah

PEMALANG - Alih-alih duduk tenang menyimak pelajaran guru di dalam kelas, sejumlah pelajar di Pemalang justru memilih menghabiskan waktu dengan nongkrong santai di kawasan objek wisata Pantai Widuri. Suasana sejuk pantai dengan deburan ombak rupanya menjadi godaan tersendiri bagi para siswa yang membolos.

Namun, kenikmatan nongkrong di tepi laut itu tidak berlangsung lama. Aksi bolos sekolah mereka berujung apes saat tim patroli dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pemalang menyatroni lokasi pada jam belajar aktif.

Baca juga: Satpol PP Pemalang Berikan Teguran Keras kepada Rumah Makan atas Pencemaran Limbah Cair

Saat didatangi petugas, para pelajar yang masih mengenakan seragam sekolah itu tampak kaget dan tak sempat melarikan diri. Beberapa dari mereka bahkan masih asyik bercengkerama tanpa menyadari kehadiran petugas penegak Perda serta sanksi yang mengintai.

Petugas dengan sigap memberikan teguran tegas dan pembinaan di tempat agar mereka tidak mengulangi perbuatan membolos tersebut. Razia ini bukan sekadar operasi acak. Penertiban tersebut merupakan respons cepat dari Satpol PP Pemalang atas aduan masyarakat yang merasa resah dengan maraknya anak-anak sekolah yang berkeliaran di luar lingkungan sekolah pada jam pelajaran.

"Warga sekitar mengeluhkan keberadaan para pelajar yang sering kali nongkrong, merokok, atau berduaan di sudut-sudut sepi kawasan wisata tersebut," ujar Kasatpol PP Pemalang Ahmad Hidayat, Selasa (14/7).

Baca juga: Kedapatan Nongkrong di Warung Saat Jam Sekolah, 9 Pelajar Diganjar Pembinaan

Ahmad Hidayat menekankan bahwa pihaknya akan terus menggencarkan patroli penegakan kedisiplinan pelajar. Langkah ini diambil untuk menyelamatkan masa depan generasi muda dan memastikan lingkungan Pemalang tetap kondusif serta edukatif.

Selain memberikan teguran lisan, petugas Satpol PP juga mencatat identitas para pelajar yang terjaring razia. Sebagai efek jera, mereka diberikan sanksi berupa teguran, pembinaan, serta diminta membacakan janji siswa.

Baca juga: Aksi Sigap Srikandi Satpol PP Pemalang Bantu Jemaah Haji Lansia, Menuai Banyak Apresiasi

Pihak Satpol PP juga berkoordinasi dengan pihak sekolah dan memanggil orang tua para siswa yang bersangkutan. Diharapkan, melalui kolaborasi antara pemerintah, sekolah, dan orang tua, pengawasan terhadap anak-anak dapat lebih diperketat.

Kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi para pelajar lainnya. Pantai Widuri memang indah untuk dinikmati, namun waktu yang tepat untuk mengunjunginya adalah di luar jam belajar, bukan untuk membolos dan menyia-nyiakan masa depan.

Editor : Redaksi

Politik
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru