Resensi Buku: Membedah Dinamika Ekonomi Publik

Reporter : Ika chairani
Buku Ekonomi Publik: Suatu Pengantar

Perdebatan mengenai sejauh mana pemerintah harus melakukan campur tangan dalam mekanisme pasar telah menjadi topik sentral dalam perkembangan ilmu ekonomi modern.

Meskipun pasar bebas menawarkan efisiensi alokasi sumber daya, hadirnya kegagalan pasar, ketimpangan distribusi pendapatan, serta kebutuhan akan ketersediaan barang publik menuntut peran nyata dari negara.

Baca juga: Fraksi NasDem DPR RI Pasok 1.158 Buku ke Lapas Cipinang

Pengelolaan kebijakan fiskal, perpajakan, dan belanja pemerintah tidak hanya berfungsi sebagai instrumen teknis keuangan, tetapi juga menentukan arah kesejahteraan sosial suatu bangsa.

Dalam konteks dinamika tersebut, keberadaan literatur yang mampu menguraikan kompleksitas hubungan antara regulasi pemerintah dan respons ekonomi masyarakat menjadi sangat krusial.

Pemahaman yang utuh mengenai fungsi alokasi, distribusi, dan stabilisasi negara dibutuhkan tidak hanya oleh kalangan akademisi, tetapi juga oleh para praktisi kebijakan publik.

Buku berjudul Ekonomi Publik: Suatu Pengantar karya Mochamad Chazienul Ulum dan Tommy Anggriawan mendokumentasikan secara mendalam bagaimana dinamika intervensi pemerintah memengaruhi roda perekonomian suatu negara.

Diterbitkan Penerbit Adab Indonesia, karya ini hadir sebagai bacaan fundamental yang menjembatani teori ekonomi dasar dengan realitas sosial. Buku ini menawarkan panduan sistematis bagi pembaca yang ingin menelaah batas-batas peran negara dalam ranah publik.

Pembahasan diawali dengan pendekatan kontekstual melalui analogi sehari-hari, seperti keberadaan fasilitas penerangan jalan kota dan persoalan ketimpangan akses layanan publik, untuk menjelaskan pentingnya peran pemerintah.

Penulis menghubungkan konsep dasar kelangkaan (scarcity) dan biaya peluang (opportunity cost) dengan kerangka tiga fungsi utama pemerintah menurut Musgrave, yakni alokasi, distribusi, dan stabilisasi.

Pada empat bab pertama, eksplorasi berfokus pada landasan utama ekonomi publik, mencakup sifat barang publik yang non-rivalry dan non-excludability, fenomena penumpang gratis (free rider), serta empat sumber kegagalan pasar yang menuntut hadirnya tindakan korektif negara.

Dinamika berlanjut pada bab lima dan enam yang mengulas penanganan eksternalitas positif maupun negatif melalui berbagai instrumen kebijakan.

Memasuki bab tujuh dan delapan, analisis bergeser ke arah pengeluaran negara dan instrumen APBN.

Baca juga: Komunitas LENTERA Lapas Cipinang Jadi Wadah Warga Binaan Temukan Harapan Baru

Penulis menguraikan teori perkembangan belanja publik melalui Hukum Wagner, Teori Peacock dan Wiseman yang memperkenalkan displacement effect, hingga lensa Public Choice Theory, Principal-Agent, dan Institutional Theory untuk mengevaluasi efisiensi pengeluaran publik.

Bagian akhir yang merangkum bab sembilan hingga sebelas berpusat pada dimensi kesejahteraan sosial, analisis kemiskinan, dan mobilitas sosial.

Penjelasannya memberikan penekanan khusus pada perbedaan mendasar antara kesetaraan hasil (equality of outcomes) dan kesetaraan kesempatan (equality of opportunity) untuk mengatasi ketimpangan yang persisten, serta mengevaluasi isu strategis pembangunan.

Melalui pembagian 11 bab yang disusun secara berkesinambungan, buku ini menyajikan narasi yang berimbang.

Buku ini sangat direkomendasikan bagi mahasiswa, akademisi, maupun praktisi kebijakan publik yang ingin memahami dasar-dasar tata kelola ekonomi negara.

Struktur 11 bab yang disusun secara lugas akan memandu pembaca memahami bagaimana kebijakan publik dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Baca juga: Membaca Sebagai Kebutuhan Eksistensial

Identitas Buku

Judul : Ekonomi Publik: Suatu Pengantar 

Penulis : Mochamad Chazienul Ulum dan Tommy Anggriawan 

Penerbit : Adab Indonesia (Cetakan Pertama, Agustus 2026) 

No. ISBN : 978-634-7926-37-1 

Editor : Redaksi

Politik
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru