Imam Syafi’i Sambangi Rumah Warga, Bantu Kebutuhan Seragam Sekolah Siswa

Reporter : Aldi Fakhrudin
Imam Syafi'i berkunjung ke rumah warga

‎SURABAYA - Kepedulian terhadap persoalan pendidikan kembali ditunjukkan anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya, Imam Syafi’i. 

‎Berawal dari unggahan akun Instagram pribadinya, Imam kemudian menyambangi rumah warga di Jalan Mojoklanggru Lor, Kelurahan Mojo, Kecamatan Gubeng, untuk memberikan bantuan perlengkapan sekolah.

Baca juga: Imam Syafi'i Soroti Maraknya Kasus Anak di Surabaya, Minta Predikat Kota Layak Anak Dievaluasi

‎Kunjungan tersebut berawal ketika Imam mengunggah kondisi seorang siswa SMKN 6 Surabaya yang masih mengenakan seragam SMP saat bersekolah. Unggahan itu kemudian mendapat banyak respons dari masyarakat.

‎Salah satunya datang dari Naila, yang menyampaikan bahwa adiknya juga mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan seragam sekolah.

‎“Ya, jadi kebetulan waktu saya broadcast di IG itu, setelah saya datang ke SMKN 6, ada siswa yang tetap pakai baju SMP-nya untuk bersekolah. Kemudian banyak respons dari netizen,” ujar Imam, pada Jumat (18/9).

‎Menurutnya, salah satu respons datang dari Naila. Kondisi adiknya dinilai sedikit lebih baik karena masih dapat menggunakan seragam milik sang kakak yang sebelumnya bersekolah di tempat yang sama.

‎Namun, terdapat sejumlah perlengkapan yang tidak dapat diwariskan, seperti seragam olahraga dan atribut sekolah.

‎Karena itu, Imam memberikan bantuan agar siswa tersebut dapat bersekolah dengan perlengkapan yang lebih lengkap

Baca juga: Rapat Paripurna DPRD Surabaya Diwarnai Interupsi Soal Pinjaman Daerah

‎"Jadi, kami membantu supaya tidak minder atau sekolah itu sama seperti teman-teman yang lainnya," jelasnya.

‎Tak hanya soal bantuan seragam, legislator asal Partai Nasdem itu menilai persoalan biaya pendidikan masih menjadi beban bagi keluarga kurang mampu, meskipun pendidikan di SMA sederajat telah mendapatkan dukungan pembiayaan dari pemerintah.

‎“Ini juga menunjukkan bahwa SMA sederajat meski sudah gratis, ternyata siswa itu berat, terutama yang kurang mampu. Untuk seragam saja bisa Rp3 sampai Rp4 juta. Bayangkan itu setiap tahun nanti,” katanya.

‎Ditempat yang sama, Maestina orang tua penerima bantuan, mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan Imam Syafi’i. 

Baca juga: Moroseneng Kembali Jadi Sarang Prostitusi, DPRD Desak Wali Kota Bertindak

‎“Saya sangat senang sekali menerima bantuan dari Mas Imam, karena saya masih belum bisa beliin. Alhamdulillah ada yang masih bantu,” ucapnya.

‎Lebih lanjut, ia menambahkan, hingga kini sejumlah perlengkapan sekolah masih menggunakan milik kakaknya. Beberapa kebutuhan lainnya telah dibeli secara bertahap sesuai kemampuan ekonomi keluarga.

‎“Iya, ini masih pakai punyanya kakaknya. Terus tadi saya beliin satu-satu, saya nyicil. Tapi yang lainnya belum bisa beliin sampai sekarang,” ungkapnya.

‎Melalui kunjungan tersebut, Imam Syafi’i berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban keluarga sekaligus membuat siswa lebih percaya diri dalam mengikuti kegiatan belajar di sekolah.

Editor : Redaksi

Politik
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru