Laksma TNI May Frangky Pasuna Sihombing Hadiri HUT Pemadam Kebakaran ke-105

Laksma TNI May Frangky Pasuna Sihombing mewakili Komandan Kodiklatal (Dankodiklatal) Letjen TNI Marinir Nur Alamsyah menghadiri Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Pemadam Kebakaran ke-105
Laksma TNI May Frangky Pasuna Sihombing mewakili Komandan Kodiklatal (Dankodiklatal) Letjen TNI Marinir Nur Alamsyah menghadiri Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Pemadam Kebakaran ke-105

Surabaya,Tikta.id - Direktur Doktrin (Dirdok) Kodiklatal Laksma TNI May Frangky Pasuna Sihombing mewakili Komandan Kodiklatal (Dankodiklatal) Letjen TNI Marinir Nur Alamsyah menghadiri Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Pemadam Kebakaran ke-105, di Lapangan Kodam V /Brawijaya Jl. Raden Wijaya No 01 Surabaya, pada Jumat, (1/3).

HUT Pemadam Kebakaran ke-105 mengusung tema, “Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Profesional Rakyat Terlindungi".

Baca Juga: Safari Pembinaan Korps Pelaut, Jadi Ajang Komunikasi dan Tukar Pikiran

HUT Pemadam Kebakaran ke-105 dipimpin Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Mendagri RI) Jenderal Pol (Purn) Tito Karnavian selaku Inspektur Upacara (Irup).

Mendagri RI mengucapkan terima kasih kepada seluruh Petugas Pemadam Kebakaran dan Para Relawan yang terus bekerja keras sehingga tetap eksis selama 105 tahun di Indonesia, sehingga mendapatkan kepercayaan publik.

“Rakyat akan terus mempercayai rekan-rekan semua karena nyawa terus dipertaruhkan dalam setiap melakukan Pemadaman dan Penyelamatan, perlu diketahui sebanyak 13.485 kejadian kebakaran pada tahun 2023 telah ditangani dengan baik oleh rekan-rekan semuanya dan kelalaian manusia menjadi unsur yang utama sehingga sosialisasi tentang penyelamatan tetap harus dilakukan,” ungkap Jenderal Pol (Purn) Tito Karnavian.

Baca Juga: Danpuslatmar Kodiklatal Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat Tiga Personel

Lebih jauh, Kemendagri RI mengatakan sebagai instansi pembina umum pemadam kebakaran akan terus berinovasi untuk kemajuan para pemadam kebakaran.

Serta lanjut Kemendagri Petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan dengan status tenaga honorer memiliki tingkat keahlian penyelamatan dan sesuai koordinasi dengan Kemenpan RB RI bahwa seluruh tenaga honorer nantinya dapat diangkat menjadi PNS maupun PPPK.

Menurutnya, Profesi ini sangatlah mulia karena setiap harinya bertujuan untuk menyelamatkan masyarakat dengan resiko tinggi sehingga perlu adanya peningkatan asuransi keselamatan/BPJS Kesehatan kepada seluruh petugas dan dibayarkan oleh Anggaran masing-masing Pemerintah Daerah.

Baca Juga: Perwira Siswa Diklapa Ikuti Seminar Keamananan Laut dan Logistik

Pada kesempatan ini juga dilaksanakan Penyerahan Hadiah Juara National Fire Fighter Skill Competition serta Penghargaan Menteri Dalam Negeri kepada Walikota Surabaya.

Demontrasi Mobil Tangga oleh Dinas Pemdam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Surabaya dan Unjuk Gelar Tari Remo.

Editor : Redaksi