DPRD Surabaya Setuju dengan Kebijakan Pemkot RHU Ditutup Sepanjang Ramadhan

Mochamad Machmud (foto tikta.id)
Mochamad Machmud (foto tikta.id)

Surabaya,Tikta.id - Anggota DPRD Surabaya dari Fraksi Partai Demokrat Mochamad Machmud mendukung atau setuju dengan kebijakan pemkot untuk menutup tempat rumah hiburan umum (RHU) sepanjang bulan Ramadhan.

"Menurut saya itu cukup bagus ya, dimana tempat hiburan selama ini memang sering jadi masalah terutama yang istilahnya dunia malam, ini banyak masalah. Bahkan akhir-akhir ini ada juga pembunuhan di situ, ini bulan Puasa coba ditutup oleh walikota, iya kami setuju," tegas Machmud, Senin (11/3).

Kendati demikian, dia mengakui  ditutupnya RHU menimbulkan masalah baru, sebab karyawan RHU tersebut tidak  mendapatkan penghasilan.

Selain itu beber Machmud warga yang tidak berpuasa atau non Muslim tidak mendapatkan kesempatan untuk menikmati tempat hiburan.

Namun, Machmud, hal ini untuk saling menghormati semua agama.

"Memang ini akan menjadi masalah baru, karena di mana orang-orang yang kerja di situ mesti tidak akan mendapat penghasilan, dan orang-orang yang tidak puasa ada yang beragama lain juga tidak mendapat kesempatan untuk hiburan. Tapi ini saling menghormati untuk semua agama," ucapnya.

Sebulumnya, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi telah menerbitkan Surat Edaran (SE) nomor 100.3.4./4839/436.8.6/2024 tentang pelaksanaan ibadah selama bulan suci ramadan tahun 2024.

SE tersebut terdapat aturan pelaksanaan ibadah hingga tata tertib jam buka tempat Rekreasi Hiburan Umum (RHU) selama bulan suci ramadan. 

Wali Kota Eri Cahyadi mengimbau agar setiap penyelenggaraan kegiatan usaha di Kota Surabaya seperti diskotek, kelab malam, karaoke dewasa, karaoke keluarga, spa dan pub (rumah musik) atau lainnya untuk menutup, dan menghentikan kegiatan usaha selama ramadan.

Aturan tersebut juga berlaku bagi hotel dan restoran yang memiliki fasilitas serupa. 

“Panti pijat diwajibkan menutup dan menghentikan kegiatan, kecuali battra tusuk jari (akupressuris), battra refleksi dan battra pijat urat,” kata Wali Kota Eri, Kamis (7/3).

Baca Juga: Legislator PSI Buka Suara Terkait Isu Koalisi dengan Gerindra - PKB di Pilkada Surabaya

Editor : Redaksi