Arus Mudik Lebaran 2024 KAI Daop 8 Surabaya Oprasikan 11 Kereta Tambahan

KAI Daop 8 Surabaya
KAI Daop 8 Surabaya

Surabaya,Tikta.id - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya mengoperasikan 11 kereta api tambahan pada masa Angkutan Lebaran 2024 keberangkatan mulai 31 Maret hingga 21 April 2024.

Pemesanan tiket KA tambahan dapat dilakukan melalui aplikasi Access by KAI, web kai.id, dan seluruh channel penjualan online resmi lainnya. Adapun loket di stasiun hanya melayani penjualan tiket go show mulai 3 jam sebelum jadwal keberangkatan kereta api.

Baca Juga: Cek Pospam, Kapolda Jatim: Puncak Arus Mudik Meningkat Signifikan 

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif mengatakan, pada masa Angkutan Lebaran 2024 mulai 31 Maret - 21 April 2024, KAI Daop 8 Surabaya akan mengoperasikan 54 perjalanan KA, yang terdiri dari 43 KA jarak jauh reguler dan 11 KA jarak jauh tambahan  dengan total tempat duduk sebanyak 30.340 per hari. KA tambahan tersebut dioperasikan untuk perjalanan relasi favorit seperti Malang - Purwokerto, Surabaya - Jakarta, Surabaya - Yogyakarta, Surabaya - Banyuwangi, Surabaya - Bandung, dan lainnya.

“KAI menambah beberapa perjalanan di berbagai rute dan kelas untuk mengakomodir tingginya minat masyarakat menggunakan kereta api pada momen Lebaran. Hadirnya KA-KA tambahan ini menunjukkan kesiapan KAI dalam menyediakan sarana transportasi bagi pelanggan yang ingin melakukan perjalanan di masa Lebaran, serta wujud komitmen KAI untuk melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya,” kata Luqman Arif, Rabu (13/2)

Berikut jadwal perjalanan KA Tambahan Lebaran :

1. KA Sembrani Tambahan relasi Surabaya Pasarturi - Gambir;
2. KA Sembrani Tambahan relasi Surabaya Pasarturi - Gambir;
3. KA Kertajaya Tambahan relasi Surabaya Pasarturi – Pasarsenen;
4. KA Mutiara Timur relasi Surabaya Pasarturi – Ketapang;
5. KA Pasundan Tambahan relasi Surabaya Pasarturi – Surabaya Gubeng – Kiaracondong;
6. KA Sancaka relasi Surabaya Gubeng – Yogyakarta;
7. KA Arjuno Ekspres relasi Surabaya Gubeng - Malang;
8. KA Arjuno Ekspres relasi Malang - Surabaya Gubeng;
9. KA Gajayana Tambahan relasi Malang – Gambir;
10. KA Malioboro Ekspres relasi Malang – Purwokerto;
11. KA Malabar (pagi) relasi Malang - Bandung.

Sementara itu pemesanan tiket KA jarak jauh pada masa angkutan lebaran 2024 di Daop 8 Surabaya, berdasar data pada Selasa (12/3) pukul 12.00 wib, tercatat sebanyak 170.478 telah dipesan oleh calon pelanggan selama masa angkutan Lebaran 2024 mulai 31 Maret s/d 21 April 2024.

Baca Juga: Arus Mudik Lebaran 2024, Tokoh Agama Apresiasi Kinerja Polisi 

Luqman Arif menerangkan, khusus untuk masa arus mudik lebaran yakni 31 Maret hingga 9 April atau H-10 s/d H-1, tercatat 75.127 pelanggan yang akan menggunakan KA untuk perjalanan pada arus mudik lebaran, Sedangkan untuk periode arus balik lebaran yakni 12-21 April 2024 atau H+1 s/d H+10, tercatat sebanyak 78.450 tiket telah terjual

"Data penjualan tiket ini tentunya masih akan terus mengalami peningkatan, selama penjualan tiket masih berlangsung," ucap Luqman Arif.

Stasiun dengan keberangkatan terbanyak yakni Stasiun Surabaya Gubeng 55.654 pelanggan, Stasiun Surabaya Pasarturi 43.146 pelanggan, Stasiun Malang 24.202 pelanggan, dan stasiun lain di wilayah Daop 8 Surabaya.

Baca Juga: Ciptakan Keamanan, Babinsa Labang Pantau Arus Lalu Lintas Suramadu

KA favorit pada arus mudik Angkutan Lebaran keberangkatan dari Daop 8 Surabaya :
1. KA Airlangga relasi Surabaya Pasar Turi - Pasarsenen (PP)
2. KA Matarmaja relasi Malang - Pasarsenen (PP)
3. KA Pasundan relasi Surabaya Gubeng - Kiaracondong (PP)
4. KA Kertajaya relasi Surabaya Pasarturi - Pasarsenenen (PP) 
5. KA Dharmawangsa relasi Surabaya Pasarturi - Pasarsenen(PP)

Untuk informasi lebih lanjut terkait KA tambahan dan penjualan tiket pada masa Angkutan Lebaran, masyarakat dapat menghubungi Customer Service di stasiun serta Contact Center KAI melalui telepon di 121, WhatsApp 08111-2111-121, email cs@kai.id, atau media sosial KAI121.

“KAI akan berusaha semaksimal mungkin dalam melayani pelanggan pada masa Angkutan Lebaran melalui perjalanan kereta api yang selamat, aman, dan nyaman,” pungkas Luqman Arif.

Editor : Redaksi