SURABAYA - DPRD Surabaya menyelenggarakan rapat paripurna penyampaian pemandangan umum (PU) Fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang pengembangan ekonomi kreatif, di ruang utama lantai III, pada Rabu (20/11)
Terhadaap hal itu, Alif Iman Waluyo, anggota Fraksi Gerindra Surabaya menyampaikan, ekonomi kreatif sebagai penunjang kehidupan masyarakat. Tentu harus mendapatkan dukungan dari pemerintah kota (Pemkot) dalam memberikan pelatihan, utamanya warga kota Surabaya.
Baca Juga: Turun ke Warkop hingga Balai RW, Sukadar Tampung Keluhan Warga Soal Infrastruktur dan Data Sosial
"Intinya kita sebagai legislatif ini perlu meningkatkan daya saing di masyarakat. Agar masyarakat mempunyai keterampilan dan pendapatan lebih," ujar Alif saat ditemui tikta.id, di ruang kerjanya.
Alif mendorong, agar pemerintah kota lebih intens melakukan pendampingan kepada masyarakat dan memberikan motivasi.
"Dengan cara memberikan arahan, memberikan motivasi tentunya untuk teman-teman atau masyarakat yang belum tahu untuk membuat usaha," imbuhnya.
Baca Juga: Warga Kalijudan Wadul Soal Genangan dan Keamanan, Eri Irawan Siap Kawal CCTV 2026
Selain memberikan pendampingan kepada masyarakat, Alif juga menyoroti platfrom perdagangan elektronik (e-commerce).
Dari sudut pandangnya e-commerce, menjadi tren dalam kurun waktu berapa tahun terakhir.
Baca Juga: Reses Abdul Ghoni Serap Aspirasi Warga, Soroti Pergeseran Desil dan Hilangnya Akses Bansos
"Tentu langkah ini yang harus diperhatikan oleh teman-teman dari pemkot, untuk memberikan setidaknya stimulus, untuk mereka diberikan inovasi, suatu gebrakan. Supaya mereka tidak tergerus perkembangan zaman." urainya.
"Jadi kita harus memperhatikan penjual offline agar tetap survive dan hidup," ucap Sekretaris Komisi C.
Editor : Redaksi