The Mystery of the Silk (2025): Dilema Cinta dan Loyalitas di Dinasti Han Barat

The Mystery of the Silk (2025): tangkapan layar
The Mystery of the Silk (2025): tangkapan layar

JAKARTA – Film misteri bertema sejarah The Mystery of the Silk, yang dirilis secara digital pada 10 April 2025, menghadirkan kisah dramatis penuh intrik yang berlatar Dinasti Han Barat. 

Disutradarai oleh Guo Yulong, film ini menggabungkan nuansa tradisi, cinta, dan konflik politik di wilayah perbatasan kekaisaran.

Baca Juga: The Judge from Hell (2024): Ketika Keadilan Turun Bukan untuk Mengampuni

Dalam cerita ini, kebakaran dahsyat menghancurkan sutra imperial yang ditujukan sebagai persembahan kepada suku Xiongnu, kejadian yang memicu krisis diplomatik dan potensi perang. 

Baca Juga: The Texas Chain Saw Massacre (1974): Teror yang Lahir dari Dunia yang Kehabisan Belas Kasih

Jiang Yu, utusan elit istana, dikirim secara rahasia untuk menyelidiki asal kebakaran dan menenangkan ketegangan di perbatasan. Di sisi lain, Cannu, seorang penenun sutra yang dicintainya, juga melakukan perjalanan mengumpulkan sutra untuk mengembalikan kehormatan kerajaan dan menenangkan rakyat. 

Saat Jiang Yu terjebak di wilayah asing, ia harus memilih antara loyalitas terhadap negara atau cintanya pada wanita yang ia sayangi. 

Baca Juga: Women of Mafia (2018): Perempuan yang Bertahan di Dunia yang Tidak Pernah Ramah

Dengan durasi sekitar 90 menit, The Mystery of the Silk membentang sebagai kombinasi petualangan, drama emosional, dan resonansi sejarah yang mendalam, membawa penonton pada dilema abadi: politik vs hati nurani. 

Editor : Redaksi