Bank Sampah Hasilkan Cuan, Cak Ghoni Layak Jadi Percontohan Daerah Lain

Cak Ghoni bersama warga di Bank Sampah Jetis Wetan
Cak Ghoni bersama warga di Bank Sampah Jetis Wetan

Surabaya,Tikta.id - Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan Surabaya Abdul Ghoni Mukhlas Ni’am atau yang akrab dipanggil Cak Ghoni mengapresiasi pengelohan Bank Sampah di Jetis Wetan RT03/RW01 Kelurahan Margorejo Kecamatan Wonocolo.

Menurut Cak Ghoni, pengolahan Bank Sampah di Jetis Wetan layak diduplikasi atau jadi percontohan daerah lain  sehingga bisa menghasilkan ekonomi secara mandiri.

"Kami mengapresiasi kepada warga Margorejo ini, ini sebuah prestasi yang luar biasa, ini harus diduplikasi di wilayah-wilayah yang lain," kata Cak Ghoni, Senin (29/1).

Cak Ghoni membeberkan, hasil pengolahan sampah di Jetis Wetan sangat menguntungkan bagi warga setempat.

Sebab ungkap Cak Ghoni, warga bisa mendapatkan hasil sebesar Rp 700 ribu dalam hitungan pekan saja.

"Kita bisa melihat sendiri kan dari hasil perolehan secara ekonomi tadi perolehan uang jadi itu  tak sampai sebulan, antara Rp 500 ribu - Rp 700 ribu," ujar Cak Ghoni.

Maka dari itu, Cak Ghoni meminta agar pengolahan sampah di Jetis Wetan ini di tata lebih baik.

Dengan demikian, caleg  incumbent PDI Perjuangan Dapil Surabaya III itu meyakini kota Surabaya akan lebih bersih, asri dan hijau.

"Kalau itu tertata dengan baik,  saya pikir kota ini bisa lebih bersih, dan ini dilakukan secara bergotong-royong bersama-sama dalam rangka mengurai problem sampah di Kota Surabaya." tegas Cak Ghoni.

Selain itu, Cak Ghoni juga mendorong pemerintah hadir memberikan pendampingan yang sifatnya bukan cuma sekedar seremonial.

Pun pemerintah juga perlu mengalokasikan mesin pencacah untuk meningkatkan pengelohan sampah agar menjadi rantai perekonomian

"Pemerintah harus hadir bila perlu diberikan pendampingan kepada warga yang memiliki inisiatif seperti ini, bukan sekedar seremonial saja semisal ada perlombaan tapi butuh treatment khusus," imbuh Cak Ghoni 

Baca Juga: Bamusi, Ajak LDII Bangun Surabaya Menjadi Kota Baldatun Thayyibatun Warubbun Ghofur

Editor : Redaksi