Upacara Pembukaan Pelatihan Potensi Sar Di Selopuro Blitar Resmi Digelar

Pelatihan Potensi SAR di Blitar
Pelatihan Potensi SAR di Blitar

BLITAR - Upacara pembukaan Pelatihan Potensi SAR untuk Kesiapsiagaan Tanggap Bencana Kabupaten Blitar Tahun 2025 digelar pada Sabtu (15/11) di Dusun Kebonrejo Desa Mronjo Kecamatan Selopuro.

Kegiatan dimulai pukul 07.00 hingga 10.30 WIB dan diikuti sebanyak 128 peserta yang terdiri dari relawan SAR PSR serta personel pendukung dari berbagai instansi.

Baca Juga: Kerja Bakti Babinsa Tanjungsari dan Warga Wujudkan Lingkungan Bersih Di Josenan

Upacara dipimpin Kolonel Agus Haryanto, Danlanal Malang, sebagai Inspektur Upacara.

Adapun Komandan Upacara dijabat Kapten Laut (P) Imam Mardi dari Lanal Malang. Turut hadir sejumlah pejabat, di antaranya Mayor Laut (P) Suyari, Kapten Mar Ali Sumanggar, Peltu Budianto dari Danposramil Selopuro, Aiptu M. Wanto dari Polsek Selopuro, serta perwakilan Polairud Tambakrejo dan Pemerintah Desa Mronjo.

Dalam pelatihan ini, sebanyak 70 orang bertindak sebagai pelaku latihan dan 58 orang sebagai pendukung." kata Imam Mardi

Kegiatan didukung sejumlah peralatan taktis, seperti perahu karet, dayung, tali webbing, car mantel, perlengkapan selam, ambulans, dan truk operasional. Seluruh sarana tersebut disiapkan untuk menunjang proses pelatihan dan simulasi lapangan.

Baca Juga: Babinsa Koramil Sananwetan Bersama Kelompok Tani Bersihkan Irigasi

Dalam amanatnya, Kolonel Agus Haryanto menyampaikan, Indonesia merupakan salah satu negara dengan tingkat kerawanan bencana tertinggi di dunia.

Ia menegaskan bahwa bencana tidak hanya mengakibatkan kerugian material dan korban jiwa, tetapi juga memberikan dampak psikologis bagi masyarakat.

"Karena itu, kesiapan yang optimal serta langkah strategis sangat dibutuhkan untuk mengurangi risiko bencana." tegasnya.

Baca Juga: Serda Candra Dampingi Warga Bangun Jembatan Gantung dari Bambu

Melalui pelatihan ini, seluruh peserta diharapkan dapat meningkatkan kemampuan teknis, pemahaman, serta kesigapan dalam menghadapi situasi darurat.

"Kami meminta peserta mengikuti setiap materi dengan serius dan penuh tanggung jawab sebagai bentuk pengabdian dalam menjaga keselamatan masyarakat." tutupnya.

Editor : Redaksi