Rayakan 12 Tahun, Crown Prince Hotel Pilih Tanam Hidroponik sebagai Simbol Keberlanjutan

Crown Prince Hotel Surabaya gelar Sustainability & Togetherness
Crown Prince Hotel Surabaya gelar Sustainability & Togetherness

SURABAYA - Menyambut hari jadi  ke-12 pada 31 Maret mendatang, Crown Prince Hotel Surabaya menandainya dengan aksi nyata. Bukan pesta besar atau seremoni mewah, melainkan kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk Sustainability & Togetherness melalui penanaman hidroponik bersama.

Kegiatan yang digelar Rabu (4/3) di kebun belakang hotel itu melibatkan jajaran manajemen hingga karyawan lintas departemen.

Baca Juga: Diduga Gelapkan Dana, Mantan Kepala Marketing Dilaporkan Manajemen Hotel GS

Suasana berlangsung hangat dan cair. Seluruh tim turun langsung, berbaur tanpa sekat jabatan.

Perayaan dua belas tahun ini dijadikan momentum refleksi perjalanan sekaligus penegasan arah ke depan.

Tema Sustainability & Togetherness dipilih untuk menegaskan bahwa pertumbuhan bisnis harus berjalan beriringan dengan kepedulian lingkungan dan soliditas internal.

Metode hidroponik dipilih bukan tanpa alasan. Sistem tanam tanpa tanah ini dinilai relevan untuk wilayah urban karena hemat air dan efektif memanfaatkan lahan terbatas.

Langkah ini menjadi simbol komitmen hotel dalam mengelola sumber daya secara lebih bertanggung jawab.

General Manager Crown Prince Hotel, Yudi Setiawan, menegaskan bahwa usia 12 tahun bukan hanya soal bertahan, tetapi tentang bagaimana memberi dampak jangka panjang.

Baca Juga: Pengajian Ibu-Ibu Nurul Jannah, Menyemai Iman dan Ukhuwah di Tanah Merah Gang Sawi

“Dua belas tahun merupakan perjalanan yang penuh dinamika dan pembelajaran. Melalui tema Sustainability & Togetherness, kami ingin menegaskan bahwa pertumbuhan yang bermakna harus berjalan seiring dengan tanggung jawab terhadap lingkungan dan penguatan nilai kebersamaan. Kegiatan menanam hidroponik ini menjadi simbol bahwa keberlanjutan dimulai dari langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten,” ujarnya, Kamis (5/3)

Menurutnya, keberlanjutan di industri perhotelan tidak hanya menyentuh aspek operasional, tetapi juga budaya kerja yang kolaboratif.

Hal senada disampaikan Human Resources Manager, Ahmad Hendra. Ia melihat kegiatan ini sebagai ruang membangun engagement antarpegawai di luar rutinitas kerja.

“Kebersamaan merupakan fondasi utama dalam menjaga stabilitas dan keberlanjutan organisasi. Melalui kegiatan ini, seluruh tim dapat berinteraksi di luar rutinitas operasional, membangun komunikasi yang lebih terbuka, bisa guyon juga. Inilah wujud nyata dari nilai togetherness yang kami tanamkan,” katanya.

Baca Juga: Kemenag Jatim Tinjau Gereja di Surabaya–Sidoarjo, Pastikan Natal 2025 Berjalan Aman dan Khidmat

Partisipasi lintas fungsi, termasuk tim keamanan, menjadi cerminan bahwa komitmen ini bersifat kolektif. Perwakilan Security, Erni, menegaskan kebanggaannya bisa terlibat langsung.

“Kami bangga dapat terlibat dalam kegiatan ini. Setiap departemen memiliki peran dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, nyaman, dan produktif. Melalui kegiatan ini, kami menunjukkan bahwa keberlanjutan adalah tanggung jawab kolektif,” pungkas Erni.

Pada puncak perayaan 31 Maret nanti, seluruh departemen akan menampilkan hasil tanaman masing-masing dalam agenda gathering all staff. Mereka akan melihat tanaman mana yang tumbuh paling sehat dan berbuah baik sebuah simbol harapan agar perjalanan Crown Prince Hotel di usia ke-12 terus bertumbuh kuat dan berkelanjutan.

Editor : Redaksi