Kampung Herbal Nginden, Berpotensi Jadi Destinasi Wisata Kesehatan Surabaya 

Iwan Ridwan
Iwan Ridwan

Surabaya,Tikta.id – Ketua Kampung Herbal Nginden, Iwan Ridwan mengatakan, Kampung Herbal Nginden Gang VII, RT 9/RW 5 Kelurahan Nginden Jangkungan, Kecamatan Sukolilo Surabaya banyak dikunjungi wisatawan.

Wisatawan tersebut, tutur Iwan tidak hanya warga kota Surabaya tetapi juga datang dari luar daerah untuk rekreasi maupun melakukan penelitian dari berbagai kampus.

Baca Juga: Cak Ghoni Bersama Warga Kenjeran Gunakan Hak Pilihnya di TPS 001

“Ini merupakan aset Pemkot Surabaya yang nganggur dan kita sulap jadi lahan produktif, dengan mengelola ratusan tanaman herbal sehingga menjadi Kampung Herbal Nginden,” ujar Iwan Ridwan kepada wartawan Jumat (2/2).

Ia menjelaskan, Kampung Herbal Nginden Jangkungan berdiri tahun 2015, setelah kampung tersebut berhasil meraih juara kedua lomba tanaman herbal se Surabaya.

Sehingga tambah Iwan, menjadi pemicu semangat warga mendirikan Kampung Herbal.

“Momen itu yaitu pada tahun 2014, kita Juara kedua, lomba taman herbal dan juara di tingkat Kota Surabaya. Momen itu kita manfaatkan di tahun depannya yakni di tahun 2015 kita canangkan menjadi kampung herbal,” ungkap Iwan. 

Baca Juga: Bamusi, Ajak LDII Bangun Surabaya Menjadi Kota Baldatun Thayyibatun Warubbun Ghofur

Ia menjabarkan, awalnya berdirinya Kampung Herbal dialakukan secara mandiri oleh warga. Namun setelah itu mendapatkan perhatian dari pemerintah kota Surabaya. 

Di Kampung Herbal Nginden, lanjut Iwan sudah memiliki sekitar 200 koleksi tanaman herbal

Pun juga memiliki fasilitas pendopo untuk seni budaya dan mesin kompos bantuan dari ITS.

Baca Juga: Gerakan Sosial, Sahabat Cak Ghoni dan BDH Institut Bagikan Ratusan Sembako

“Mungkin yang sangat perlu kedepannya masalah akses, kita butuh paving, penerangan dan perbaikan pendopo,” ungkap Iwan.

Dikonfirmasi hal ini, anggota Komisi C DPRD Kota Surabaya dari PDI Perjuangan, Abdul Ghoni Mukhlas Ni’am atau Cak Ghoni mengatakan, Kampung Herbal Nginden dengan potensi tanaman herbalnya bisa di kembangkan menjadi destinasi wisata kesehatan (Health Tourism) di Surabaya.

“Ini menarik, sementara untuk penunjang fisik Kampung Herbal Nginden seperti paving jalan, penerangan, renovasi pendopo bisa kita bantu melalui dinas terkait untuk segera direalisasikan,” pungkas Abdul Ghoni. 

Editor : Redaksi