Resensi Buku: Menakar Ulang Pendidikan Bangsa

Resensi buku
Resensi buku

Buku berjudul ‘Telaah Kritis Kebijakan Pendidikan Nasional’ ini hadir sebagai sebuah refleksi mendalam yang tidak hanya membedah realitas pendidikan di permukaan, namun juga menggali hingga ke akar filosofis dan ideologis yang mendasarinya.

Melalui enam bab yang disusun secara sistematis, pembaca diajak melakukan perjalanan melintasi waktu, mulai dari akar sejarah pendidikan di masa pra-aksara dan era kolonial hingga proyeksi masa depan yang dipengaruhi oleh kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence.

Baca Juga: Resensi Buku: Menuju Transformasi Pelayanan Publik

Penulis dengan tajam mengingatkan bahwa pendidikan bukanlah sekadar proses pembelajaran semata, melainkan sebuah instrumen strategis yang menentukan kualitas regenerasi serta nasib masa depan bangsa Indonesia di panggung global.

Salah satu kekuatan utama buku ini terletak pada keberaniannya dalam menelaah berbagai problematika klasik yang masih menghantui sistem pendidikan kita, seperti kesenjangan akses antara wilayah perkotaan dan pedesaan serta angka putus sekolah yang masih menjadi beban historis.

Penulis tidak ragu menyajikan data-data empiris, termasuk tren peringkat PISA Indonesia yang masih fluktuatif, sebagai cermin untuk mengevaluasi efektivitas kebijakan yang telah diambil selama ini.

Buku ini juga menyoroti bagaimana birokrasi pendidikan di Indonesia sering kali terjebak dalam kultur yang rigid dan formalistik, di mana pengambilan keputusan terkadang lebih didasarkan pada pertimbangan politis daripada kompetensi profesional.

Dalam bab-bab selanjutnya, buku ini membedah transformasi kebijakan terkini seperti program Merdeka Belajar dan dinamika Kampus Merdeka, sembari tetap memberikan catatan kritis mengenai tantangan ontologis dalam fleksibilitas kurikulum.

Kehadiran teknologi seperti AI dipandang sebagai pedang bermata dua; di satu sisi ia menjadi katalisator transformasi, namun di sisi lain menuntut tanggung jawab moral dan etika agar tidak memperlebar gap ketimpangan belajar.

Penulis menekankan bahwa setiap kebijakan pendidikan haruslah bersifat progresif, adaptif, dan berorientasi pada keberlanjutan hidup demi mewujudkan cita-cita luhur untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

Buku "Telaah Kritis Kebijakan Pendidikan Nasional" bukan sekadar kumpulan teori usang, melainkan sebuah manifestasi intelektual yang berupaya membedah anatomi pendidikan Indonesia langsung dari akarnya.

Sebagai sebuah karya ilmiah, buku terbitan UB Press ini menawarkan rekomendasi kebijakan yang berbasis pada bukti lapangan, sebuah pendekatan yang membedakannya dari literatur yang hanya berkutat pada harapan normatif semata.

Penulis berupaya ‘menjahit’ realitas historis mulai dari era pra-aksara hingga tantangan disrupsi kecerdasan buatan menjadi sebuah narasi yang padu dan mendesak untuk segera direnungpikirkan oleh semua pihak.

Baca Juga: Resensi Buku: Paradigma Baru Menuju Environmental Governance yang Berkelanjutan

Ketajaman analisis dalam buku ini terlihat jelas saat membedah isu-isu krusial, seperti kesenjangan akses pendidikan di daerah terpencil dan stagnasi skor PISA yang terus menjadi alarm bagi masa depan bangsa.

Telaah ini menjadi bacaan wajib bagi para pengambil kebijakan, akademisi, maupun masyarakat luas yang peduli pada pembentukan "Generasi Emas 2045" karena ia tidak hanya memaparkan masalah, tetapi juga menawarkan solusi melalui kritik terhadap kultur birokrasi dan kurikulum yang seringkali kehilangan ruhnya di tingkat operasional.

Dengan bahasa yang mengalir namun tetap analitis, penulis berhasil membuktikan bahwa memahami kebijakan pendidikan secara mendalam adalah upaya yang sangat krusial untuk memerdekakan manusia dari belenggu ketidaktahuan serta memperkokoh kedaulatan negara di tengah kompetisi global yang kian sengit.

Lebih jauh lagi, buku ini menekankan bahwa transformasi pendidikan kontemporer memerlukan pondasi ontologis yang kuat agar tidak terjebak dalam formalitas administratif belaka.

Relevansi teknologi seperti kecerdasan buatan diposisikan bukan sebagai pengganti peran manusia, melainkan sebagai instrumen yang menuntut tanggung jawab moral dan etika dari para pendidik.

Melalui sinkronisasi antara kebijakan yang progresif dan aksi nyata yang adaptif, buku ini mengajak kita semua untuk melihat pendidikan bukan hanya sebagai proses transfer ilmu pengetahuan, melainkan sebagai investasi strategis demi keberlanjutan martabat dan eksistensi bangsa Indonesia di masa depan yang penuh ketidakpastian.

Baca Juga: Resensi Buku: Urgensi Revolusi Kepemimpinan Sektor Publik

Identitas Buku:

Judul : Telaah Kritis Kebijakan Pendidikan Nasional

Penulis : Andhyka Muttaqin dan Mochamad Chazienul Ulum

Tahun : 2026 (Januari)

ISBN : 978-634-215-301-7

Penerbit : UB Press

Editor : Redaksi