Surabaya,Tikta.id - Polda Jatim buka suara terkait beredarnya video viral yang mempertontonkan penganiayaan petugas KPPS oleh sekolompok masyarakat di Madura.
Sehingga di salah satu TPS tidak bisa melaksanakan pemungutan suara. Disebutkan di Madura 1 desa tidak bisa milih karena tidak mendapat kartu dan Ketua PPS nya didatengin ke rumahnya lalu dibacok.
Baca Juga: Cerita di Balik Video "Ciuman Kapal" di Bakauheni, Penumpang: Awalnya Bercanda, Tiba-tiba BRAKK!
Menanggapi informasi tersebut, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat ( Kabidhumas) Polda Jatim, Kombes Pol Dirmanto menegaskan bahwa informasi terkait KPPS dibacok itu adalah Hoaks.
Kombes Pol Dimanto meminta agar Masyarakat tidak mudah terprovokasi dan memprovokasi isu yang belum jelas kebenarannya.
Baca Juga: Bupati Eman Klarifikasi Video Sidak MBG Viral: Siswa Justru Dukung Program Dilanjutkan
Kalaupun menerima informasi baik itu melalui group -group WA ataupun medsos lainya, agar tidak disebarkan sebelum kebenarannya informasi itu diketahui.
“Video terkait kasus KPPS yang dibacok itu adalah informasi hoaks, tolong jangan disebarkan,”tegas Kombes Dirmanto, Rabu (14/2).
Baca Juga: Heboh Jukir Liar di Depan Depot Kupang Jaya, Ketua PJS Tegaskan Bukan Dirinya
Ia menegaskan, hingga saat berita ini ditulis, suasana di desa tersebut sudah kondusif setelah mediasi berjalan lancar. Pemungutan suara di TPS tersebut juga berjalan aman.
Kabidhumas Polda Jatim kembali menghimbau kepada seluruh Masyarakat, agar tidak menyebarkan informasi – informasi hoaks.
Editor : Redaksi