MAJALENGKA — Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Majalengka memanggil Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (APJATEL) setelah warga Desa Jatisawit, Kecamatan Dawuan, mengalami kecelakaan yang diduga akibat kabel jaringan provider putus dan melintang di Jalan Girimukti.
Pemanggilan itu dilakukan sebagai tindak lanjut atas kejadian tersebut. Diskominfo dan APJATEL bertemu di Kantor Diskominfo Kabupaten Majalengka pada Selasa, (8/9), sebelum meninjau langsung lokasi kabel putus.
Baca Juga: APJATEL Koordinasikan Provider Usai Kecelakaan Warga Akibat Kabel Putus di Majalengka
Kepala Diskominfo Kabupaten Majalengka, Irwan, mengatakan pihaknya bergerak cepat melakukan koordinasi karena persoalan jaringan telekomunikasi, termasuk kabel provider, berkaitan langsung dengan penyelenggara jaringan.
“Kami dari Diskominfo pada prinsipnya berada pada posisi untuk melakukan koordinasi dan fasilitasi. Sedangkan untuk keluhan maupun aduan teknis terkait jaringan, penanganannya harus dilakukan langsung oleh pihak provider yang memiliki jaringan tersebut,” ujar Irwan.
Menurut Irwan, pemanggilan APJATEL dilakukan untuk mengklarifikasi persoalan tersebut sekaligus mencari solusi agar kejadian serupa tidak kembali terjadi dan membahayakan masyarakat.
Baca Juga: Diskominfo Majalengka Bekali Siswa Cegah Hoaks, Cyberbullying hingga Judi Online
“Untuk itu hari ini kami mengundang pihak APJATEL untuk meng-clear-kan dan mengklarifikasi terkait penanganan kasus kecelakaan yang menimpa warga akibat kabel provider tersebut. Kami ingin mengetahui siapa penyelenggara jaringannya, bagaimana penanganannya, dan langkah apa yang harus dilakukan agar kejadian seperti ini tidak terulang,” katanya.
Ia meminta seluruh provider memperhatikan kondisi jaringan di lapangan. Kabel yang putus, menjuntai, atau berpotensi membahayakan harus segera ditangani.
“Kami berharap seluruh provider dapat lebih memperhatikan kondisi jaringan di lapangan. Kalau ada kabel putus, menjuntai atau berpotensi membahayakan, harus segera ditangani. Jangan sampai masyarakat menjadi korban,” tegasnya.
Baca Juga: Manfaatkan MPLS, Diskominfo Majalengka Gencarkan Literasi Digital ke Sekolah
Usai pertemuan, Diskominfo dan APJATEL mengecek langsung lokasi kejadian di Jalan Girimukti sekaligus membereskan kabel-kabel yang menjuntai ke jalan. Pihak provider juga memberikan kadeudeuh kepada korban.
Diskominfo Majalengka berharap koordinasi tersebut menjadi langkah awal untuk memperjelas tanggung jawab masing-masing provider sekaligus memperkuat penanganan infrastruktur jaringan telekomunikasi.
Editor : Redaksi