Surabaya,Tikta.id - Ketua Partai Golkar Surabaya Arif Fathoni menekankan momentum Idul Fitri 1445 H hendaknya menjadi perekat persaudaraan nasional.
Pasalnya, ketua Komisi A DPRD Surabaya tersebut menilai, dalam Pemilu 2024 sempat tejadi beda dukungan politik.
Baca juga: Arif Fathoni Soroti Kerusakan Fasum dan Insiden Jurnalis dalam Aksi Demonstrasi di Grahadi
"Momentum Idul Fitri 1445 H menjadi perekat persaudaraan nasional yang kemarin dalam pemilu 2024 ada keterbelahan dukungan politik," kata Fathoni, Minggu (14/4).
Fathoni meyakini, dengan saling memaafkan akan tercipta harmonisasi di tengah masyarakat.
Baca juga: Pansus LKPJ Wali Kota 2024 Dibentuk, DPRD Surabaya Fokus Evaluasi Program
Pun tidak terjadi riak-riak atau polarisasi sebagaimana pelaksanaan pemilu 2019 silam.
"Insya Allah dengan semangat saling memaafkan maka akan terjadi rekonsiliasi ditengah masyarakat Surabaya sehingga tidak terjadi polarisasi seperti pemilu 2019 yang lalu,"tegas
Baca juga: Arif Fathoni: Eri Cahyadi Ikuti Retret sebagai Bagian dari Agenda Kenegaraan
Fathoni memaparkan, melalui momentum Idul Fitri elit politik bisa memberikan keteladanan, menunjukkan nilai nilai kenegarawanan, bersatu kembali membawa Indonesia ke arah yang lebih baik 5 tahun mendatang.
"Pemilu sudah terlaksana dengan baik, maka saatnya bersatu sebagai sebuah bangsa demi keberlanjutan pembangunan di Indonesia," beber Fathoni.
Editor : Redaksi