Resensi Buku: Paradigma Baru Menuju Environmental Governance yang Berkelanjutan

Reporter : Ika chairani
Environmental Governance: Isu, Kebijakan, dan Tata Kelola Lingkungan Hidup

Jumlah kasus yang meningkat, termasuk pembalakan liar polusi kabut asap dan masalah lingkungan lainnya, telah mendorong munculnya gagasan pembangunan yang berwawasan lingkungan. 

Eksploitasi sumber daya yang tidak terkendali dapat menyebabkan kelangkaan sumber daya dan penurunan kualitas lingkungan. 

Baca juga: Resensi Buku: Urgensi Revolusi Kepemimpinan Sektor Publik

Pastinya degradasi lingkungan sangat berbahaya bagi kehidupan dan keberlangsungan ekosistem. Ini diperlukan kebijakan regulasi terkait dengan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup yang bersifat preventif untuk mengeliminasi dampak degradasi hingga destruksi lingkungan.

Konsep environmental governance atau tata kelola lingkungan merupakan sebuah paradigma yang menggeser pola pikir tradisional dalam pengelolaan sumber daya alam. 

Di dalam kerangka ini, pengelolaan lingkungan tidak lagi dipandang sebagai tanggung jawab tunggal pemerintah pusat, melainkan sebuah jalinan interaksi dinamis yang melibatkan berbagai jenjang, mulai dari komunitas lokal hingga organisasi internasional. 

Relasi multilevel ini menciptakan sebuah ekosistem kebijakan yang lebih inklusif, di mana aspirasi masyarakat akar rumput dapat bersinergi dengan regulasi nasional, serta komitmen global demi mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan.

Jika tata kelola lingkungan hidup hanya diserahkan sepenuhnya kepada otoritas pemerintah, sering kali muncul pendekatan yang bersifat parsial dan terbatas pada perspektif birokratis semata. 

Pendekatan yang terlalu berpusat pada negara cenderung mengedepankan kepentingan ekonomi jangka pendek atau stabilitas politik sepihak, sehingga sering kali mengabaikan keragaman ekologis dan kebutuhan sosial di lapangan. 

Hal ini menjadi masalah besar karena isu lingkungan bersifat multidimensi, mencakup aspek hukum, ekonomi, sosial, hingga ilmu pengetahuan alam yang saling terkait erat satu sama lain. 

Ketidakmampuan single authority dalam merangkul kompleksitas tersebut mengakibatkan penanganan masalah lingkungan menjadi tidak tuntas dan sering kali hanya bersifat reaktif terhadap krisis yang (sedang) terjadi.

Sebagai solusi yang lebih tangguh, konsep environmental governance menawarkan mekanisme koordinasi yang melibatkan aktor-aktor non-negara, seperti sektor swasta, lembaga swadaya masyarakat, serta masyarakat adat. 

Dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, proses pengambilan keputusan menjadi lebih transparan dan akuntabel. Kolaborasi ini memungkinkan adanya pengawasan silang (cross-supervision), serta pemanfaatan pengetahuan lokal yang sering kali lebih efektif dalam menjaga kelestarian ekosistem dibandingkan dengan regulasi yang rigid dari atas ke bawah. 

Baca juga: Administrasi Publik Beretika: Kunci Kepercayaan dan Pelayanan Prima

Melalui integrasi berbagai perspektif dan sumber daya ini, persoalan lingkungan yang complicated dapat dipecahkan secara lebih komprehensif, memastikan bahwa perlindungan alam berjalan selaras dengan kesejahteraan manusia dalam jangka panjang.

Buku ini dialamatkan kepada mereka yang berminat mengkaji tentang tata Kelola lingkungan hidup; bermanfaat terutama dalam rangka pengembangan pengetahuan dan pengayaan analisis tentang kebijakan dan konservasi lingkungan hidup. 

Untuk itu, penulis berupaya memadukan konseptualitas lingkungan hidup, aktualitas kebijakan lingkungan, dan realitas problematika yang dihadapi.

Buku ini dikelompokkan menjadi 3 tiga Bagian yang terdiri atas 8 delapan Bab. Bagian I: Pengantar; Bagian II: Environmental Governance di Indonesia; dan Bagian III: Isu isu terkait Environmental Governance. 

Hal ini memberikan deskripsi yang memadai tentang bagaimana pentingnya tata kelola lingkungan yang baik, bagaimana ilmuwan hendaknya dapat terlibat dalam proses kebijakan, dan bagaimana meningkatkan kualitas penelitian dan analisis dalam administrasi publik. 

Buku ini harus dibaca oleh mahasiswa, akademisi, dan pemerhati lingkungan yang ingin memahami dinamika dalam pengelolaan lingkungan hidup.

Baca juga: Resensi Buku: Kemandirian Komunitas dan Lahirlah Pemimpin dari Akar Rumput

Identitas Buku:

Judul : Environmental Governance: Isu, Kebijakan, dan Tata Kelola Lingkungan Hidup

Penulis : Mochamad Chazienul Ulum dan Rispa Ngindana

Penerbit: UB Press

Tahun : 2017

ISBN : 9786024321871

Editor : Redaksi

Politik
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru