PEMALANG - Bulan Suci Ramadan 1447 H memiliki daya tarik tersendiri bagi umat Muslim di seluruh dunia, termasuk di Kabupaten Pemalang. Hal itu terlihat meski diguyur hujan dan cuaca kurang bersahabat, tidak menyurutkan puluhan anggota Yayasan Amal Bakti Cibelok (ABC) Pemalang membagikan ribuan paket takjil kepada warga serta pengendara sepeda motor dan mobil yang melintas.
Bagi puluhan anggota yayasan yang kerap menggelar aksi sosial dan kemanusiaan ini, hujan justru menjadi berkah tambahan pada Ramadan 2026.
Baca juga: Jelang Waktu Buka Puasa, Hujan Deras Disertai Angin Kencang Landa Pemalang
"Rekan-rekan yayasan tetap teguh menuntaskan aksi sosial bertajuk Raya Ramadan Nusantara yang digelar di Jalan Raya Cibelok–Taman, Pemalang," terang Ustadz Ar Rahman, Ketua Yayasan ABC, Rabu sore (4/3).
Ia menjelaskan, pada kesempatan berbagi berkah Ramadan tersebut, ribuan paket takjil ludes dibagikan kepada warga dan pengguna jalan, baik pejalan kaki maupun pengendara sepeda motor dan mobil.
Baca juga: Jelang Waktu Buka Puasa, Hujan Deras Disertai Angin Kencang Landa Pemalang
"Aksi kolaboratif ini menjadi bukti bahwa tantangan cuaca tidak menyurutkan komitmen Yayasan Amal Bakti Cibelok untuk menebar kebaikan di tengah masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa," imbuh Ar Rahman.
Sementara itu, meski sempat terkendala hujan, distribusi takjil berlangsung cepat dan tertib begitu cuaca memungkinkan. Para pengendara yang melintas menyambut antusias paket berbuka yang dibagikan relawan di sepanjang jalur utama. Kegiatan tersebut turut memperkuat nilai gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Baca juga: Pengadaan Barang dan Jasa Diduga Menjadi Salah Satu Penyebab Bupati Pekalongan Terkena OTT
Inisiator Gerakan Raya Ramadan Nusantara itu menambahkan, kegiatan ini bukan hanya seremoni tahunan, melainkan bentuk konsistensi gerakan sosial yang dibangun secara kolektif. Keterlibatan lintas komunitas, kata dia, membuat dampak aksi sosial semakin terasa. Kegiatan serupa rencananya kembali digelar pada 10 Maret 2026 mendatang.
"Berbagi takjil sudah menjadi agenda rutin, tetapi yang membedakan, kami selalu membuka ruang kolaborasi dengan pihak lain. Melalui semangat ini, bukan hanya persaudaraan yang terbangun, namun dampaknya juga lebih luas, baik dari sisi waktu, tenaga maupun materi," tutupnya.
Editor : Redaksi