PEMALANG - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pemalang kembali menunjukkan komitmennya dalam program pembinaan kemandirian warga binaan melalui kegiatan panen ikan lele.
Kegiatan panen yang berlangsung di area kolam budidaya Rutan Pemalang ini berhasil menghasilkan sebanyak 45 kilogram ikan lele. Program ini merupakan bagian dari pembinaan keterampilan kerja bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP), yang bertujuan membekali mereka dengan kemampuan produktif dan bernilai ekonomi.
Baca juga: Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62, Rutan Pemalang Gelar Kerja Bakti
Kepala Rutan Kelas IIB Pemalang, Nur Febrianto, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada hasil, tetapi juga pada proses pembelajaran yang berkelanjutan.
“Melalui kegiatan budidaya lele ini, kami ingin menanamkan nilai kemandirian, kedisiplinan, dan tanggung jawab kepada warga binaan. Harapannya, keterampilan yang diperoleh dapat menjadi bekal yang bermanfaat saat mereka kembali ke masyarakat,” ujar Febri, Selasa (14/4 ).
Baca juga: Bersama APH Rutan Pemalang Gelar Razia dan Tes Urin
Seluruh proses budidaya dilakukan oleh WBP yang telah mendapatkan pelatihan, mulai dari tahap penebaran benih, perawatan, hingga panen. Kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran langsung yang mendorong WBP untuk aktif, produktif, dan memiliki rasa percaya diri.
Selain sebagai bentuk pembinaan, hasil panen lele juga dimanfaatkan untuk mendukung program ketahanan pangan di lingkungan rutan, sehingga memberikan nilai tambah dari sisi kemandirian pangan.
Baca juga: Silaturahmi Idul Fitri 1447 H, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Perkuat Kebersamaan
Melalui kegiatan ini, Rutan Pemalang terus berupaya menghadirkan program pembinaan yang berkelanjutan dan berdampak nyata, sebagai bagian dari proses reintegrasi sosial warga binaan.
Editor : Redaksi