Cahyo Siswo Terima Keluhan Warga soal Lansia Tak Berpenghasilan hingga HGB Bermasalah ‎

Reporter : Aldi Fakhrudin
Cahyo Siswo Utomo gelar reses di Balai RW 09, Kelurahan Pakis, Kecamatan Sawahan.

‎SURABAYA - Anggota Komisi A DPRD Kota Surabaya, Cahyo Siswo Utomo, menggelar penjaringan aspirasi masyarakat (reses) di Balai RW 09, Kelurahan Pakis, Kecamatan Sawahan, Selasa (26/5). 

‎Dalam kegiatan tersebut, berbagai persoalan warga mengemuka, mulai dari kesejahteraan lansia, sengketa administrasi pertanahan, pengelolaan sampah, hingga persoalan pengangguran.

Baca juga: Serap Aspirasi Bunda PAUD, Johari Mustawan Soroti Kesejahteraan Guru dan Fasilitas Pendidikan ‎

‎Menanggapi hal itu Cahyo sapaan akrabnya menyoroti terkait kondisi lansia yang kehilangan sumber penghasilan setelah ditinggal wafat pasangan hidupnya.‎

‎"Nah, tadi yang menjadi atensi saya adalah Lansia yang ditinggal wafat oleh suaminya. Kemudian sudah tidak ada pemasukan," paparnya 

‎Tak hanya soal kesejahteraan lansia, Cahyo juga menerima keluhan terkait permasalahan administrasi pertanahan yang dialami sejumlah warga. ‎

‎"Tadi ada warga yang mengeluh saat mengurus HGB di atas HPL. Ternyata ketika diurus sampai ke BPN, IPT-nya ditarik sama BPKAD, sampai di BPN, di BPN-nya ada masalah yang diklaim sama Pertamina. Akhirnya tidak bisa keluar HGB di atas HPL-nya, tapi dia juga tidak pegang IPT," tuturnya.

‎Sebagai langkah kongkrit, pihaknya akan mengumpulkan data dan berkoordinasi dengan BPKAD agar dokumen perizinan dapat dikembalikan sebagai pegangan warga.‎

‎“Nanti kita komunikasikan dengan BPKAD, setidaknya surat izinnya bisa dikembalikan dulu sebagai pegangan mereka,” katanya.‎

Baca juga: Reses di Krembangan Utara, Achmad Nurdjayanto Tampung Aspirasi Warga soal Drainase hingga PIP

‎Persoalan lain yang disampaikan warga yakni rencana pembangunan fasilitas pengelolaan sampah di kawasan taman. Warga menyampaikan keberatan karena khawatir menimbulkan bau tak sedap dan mengganggu lingkungan sekitar.

‎Cahyo menilai aspirasi tersebut perlu menjadi perhatian, terlebih lokasi TPS sementara saat ini berada berdekatan dengan area makam dan dinilai belum optimal dalam pengelolaannya.

‎“Ini juga menjadi perhatian saya untuk disampaikan kepada dinas terkait,” ujarnya.

‎Selain itu, pria yang menjabat sebagai Ketua Fraksi PKS itu, menyoroti persoalan pengangguran, khususnya lulusan SMA yang belum mendapatkan pekerjaan. Ia menegaskan perlunya pendataan dan upaya konkret untuk menekan angka pengangguran terbuka di Surabaya.

Baca juga: Reses di Kedurus, Siti Mariyam Serap Aspirasi Warga soal Balai RW, PAUD hingga BPJS Terblokir

‎“Kita coba tindak lanjuti pendataannya. Minimal pengangguran terbuka bisa dikurangi satu per satu,” katanya.‎

‎Menurutnya, generasi muda saat ini memiliki peluang kerja yang lebih luas dibanding masa sebelumnya, terutama di sektor digital seperti konten kreator, editor, reviewer, hingga profesi berbasis teknologi lainnya.

‎Dengan begitu, Cahyo berharap berbagai aspirasi yang disampaikan warga dalam forum reses tersebut tidak berhenti pada tahap penyampaian keluhan semata, melainkan dapat ditindaklanjuti menjadi solusi nyata melalui kolaborasi antara DPRD, pemerintah kota, dan instansi terkait.

Editor : Redaksi

Politik
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru