DSDABM Sebut Lelang Proyek Sudah Digencarkan Sejak Awal Tahun

Syamsul Hariadi (foto tikta.id)
Syamsul Hariadi (foto tikta.id)

Surabaya,Tikta.id - Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) kota Surabaya Syamsul Hariadi mengatakan, sudah menggencarkan lelang proyek pembangunan sejak awal tahun, agar bisa dikerjakan usai musim hujan. 

Sebab, beber Syamsul, bila proyek pembangunan dikerjakan pada musim hujan, pihaknya khawatir dengan dampak genangan air.

Baca Juga: Lima Catatan Penting Fraksi PDIP Terkait Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Surabaya 

"Kalau musim hujan kita kerjakan kita terkendala pembuangan air, makanya kita kerjakan di musim kemarau sebentar lagi, ini musim hujannya akan selesai, kita akan kerjakan," katanya, Selasa (22/4).

Syamsul menjabarkan, sejumlah proyek sudah dikerjakan dan diharapkan tuntas sebelum musim hujan berikutnya. 

"Ini sudah ada 200 pekerjaan sudah lebih tinggal 20 persen paket, namun karena keterbatasan anggaran, kita lelang untuk pekerjaan tanpa uang muka," tuturnya.

Lelang tanpa uang muka tersebut, urai Syamsul agar uang muka itu bisa dipakai kepentingan lain. Pun menekankan agar kontraktor yang ikut proyek lelang harus mempunyai modal yang memadai. 

Baca Juga: Polda Jatim Amankan Tersangka Penipuan dan Penggelapan Proyek Apartemen di Surabaya

Kendati demikian urai Syamsul, akan dilihat secara seksama, bila kondisinya memungkinkan dan memang dibutuhkan pihaknya akan mengeluarkan uang muka untuk proyek besar tersebut.

Misalkan sebut Syamsul, proyek itu bernilai sampai puluhan miliar, itu lanjut dia akan dipertimbangkan

"Tujuannya anggaran uang muka bisa dialihkan untuk kepentingan yang lain. Tanpa uang muka kontraktor itu harus punya modal. Sehingga diharapkan nanti kontraktor yang bonafit, sehingga bisa diselesaikan hingga selesai," bebernya.

Baca Juga: Soal Penertiban KK, Legislator PSI Angkat Suara 

Syamsul menjabarkan, ada termin satu hingga empat untuk pengerjaan proyek besar. Sedangkan untuk proyek kecil kisaran Rp200 juta langsung dikerjakan secara tuntas 100 persen. 

"Jadi ada termin ya untuk proyek besar, sedangkan yang kecil langsung diselesaikan," tutupnya.

Editor : Redaksi