Unitomo Teken MoU MBKM Batch 4

JAKARTA,Tikta.id - Universitas Dr Soetomo (Unitomo) Surabaya meneken Memorandum of Understanding (MoU) dalam Program Praktisi Mengajar Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Batch 4 di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Jakarta.

Penandatanganan MoU dilaksanakan 7 Mei 2024 diwakili Wakil Rektor I Unitomo Amirul Mustofa, bersama PIC Praktisi Mengajar 4 Adhania Andika.

Baca Juga: Polresta Malang Kota Teken MoU dengan Lapas Perempuan Kelas IIA

MoU merupakan bagian dari pengakuan atas status Unitomo sebagai salah satu Perguruan Tinggi Pelaksana (PTP) dalam Program Praktisi Mengajar Batch 4 Tahun 2024. 

Hal ini sebagaimana ditetapkan Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi. 

Amirul mengatakan, Unitomo menjadi salah satu dari 200 perguruan tinggi di Indonesia yang lolos seleksi dalam Program Praktisi Mengajar Batch 4 Tahun 2024. 

"Program ini bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi para mahasiswa untuk memperoleh wawasan langsung dari praktisi industri dan dunia usaha yang telah terseleksi secara nasional." kata Amirul, melalui siaran pers yang diterima redaksi, pada Jumat (10/4).

Ia menjelaskan, melalui program ini, para praktisi dapat berbagi pengalaman dan keahlian mereka di lingkungan perguruan tinggi, sehingga menciptakan sinergi yang positif. antara dunia akademik dan industri.

Baca Juga: Unitomo Dukung Dewan Pers Tingkatkan Kompetensi Wartawan

Ia membeberkan dalam program ini, Unitomo mengikutsertakan dosen terpilih, Aldea Noor Alina, dari Program Studi Teknik Geomatika, nantinya akan berkolaborasi dengan praktisi industri, Dito Jelang Maulana.

"Mereka akan mengajar mata kuliah Kadaster Hak Atas Tanah dan Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap." ujarnya.

Amirul mengatakan, hadirnya Unitomo dalam Program Praktisi Mengajar MBKM Batch 4, diharapkan sinergi antara dunia akademik dan industri dapat semakin kuat.

Baca Juga: Mesin Pelorot Malam Batik, Tim Matching Fund Unitomo: Tingkatkan Produktivitas Usaha

Pun turut memberikan manfaat yang signifikan bagi mahasiswa dalam mempersiapkan diri menghadapi tantangan di dunia usaha dan industri. 

Ia menguriakan, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim menyerukan perguruan tinggi Indonesia harus bertransformasi, harus bergerak lebih cepat agar bisa melompat ke masa depan. 

"(Ini) Pesan mas mentri dalam video yang ditayangkan saat acara Seremoni Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Program Praktisi Mengajar Angkatan 4 Tahun 2024." ujarnya.

Editor : Redaksi