Walikota Surabaya Ngantor di Kelurahan, Harus Jadi Solusi Permasalahan Warga

SURABAYA,Tikta.id - Pimpinan DPRD Surabaya Reni Astuti menekankan, ngantornya Walikota Eri Cahyadi di kelurahan harus menghadirkan solusi menyeluruh bagi permasalahan warga kota Pahlawan. 

Reni menambahkan, upaya solutif tidak cuma bersifat kasuistik, supaya warga di kelurahan juga mendapatkan solusi atas permasalahan yang dilaporkan.

Baca Juga: Sidak Parkir Liar Walikota Eri, Komisi A Minta Dishub Lakukan Pembaruan Secara Komprehensif 

“Artinya tidak kasuistik tetapi kebijakannya bisa dirasakan dan menyelesaikan secara keseluruhan. Sehingga, solusi yang disampaikan harus juga bisa diterapkan diseluruh kelurahan di Surabaya. Sehingga permasalahan yang sama dihadapi warga di kelurahan lain juga bisa mendapatkan solusi,” kata, Reni beberapa waktu lalu, kepada wartawan.

Reni juga berharap, ngantornya Eri Cahyadi ke kelurahan bisa menjadi transformational leadership kepada pejabat di lapangan. Pasalnya sebut Reni pemimpin yang baik dapat mendekatkan diri dengan rakyatnya. 

Sekaligus menjadi anteseden bagi lurah atau camat untuk bisa semakin dekat turun ke masyarakat dan mampu menyelesaikan permasalahan di tengah masyarakat.

“Karena pemimpin yang baik itu bisa dekat kepada rakyat. Nah, dengan langkah seperti itu menjadi anteseden bagi lurah atau camat untuk bisa semakin dekat turun ke masyarakat dan mampu menyelesaikan permasalahan di tengah masyarakat,” harapnya.

Baca Juga: Wisata Kota Lama Surabaya, Pimpinan DPRD Soroti Jalan Mliwis 

Di samping itu lanjut Reni, kehadiran Eri Cahyadi di kelurahan juga harus bisa memastikan data kemiskinan serta penanganannya.

“Jadi, Pak Wali bisa dengan langsung memastikan data kemiskinan di Surabaya sehingga bisa secara real mengetahui data tersebut dari bawah dan berikut penanganannya” lanjutnya.

Wali Kota Eri Cahyadi mengatakan, tujuan ngantor di kelurahan kali ini karena ingin mengevaluasi dan mengecek kinerja para lurah dan camat yang ada di Kota Surabaya.

Baca Juga: Sidak Parkir Liar Walikota Eri, Komisi B: Urai Benang Kusut Merosotnya PAD di Sektor Pajak 

“Jadi, saya kan sudah pernah ngantor di kelurahan dan di Balai RW, terus saya juga pernah membuka tempat curhat langsung setiap Sabtu dalam waktu hampir 6 bulan." ujar Eri

"Nah, sekarang saya ingin melihat kinerja yang dilakukan oleh lurah dan camat, sudah berhasil atau tidak, apa yang sudah saya ajarkan dan sudah saya sampaikan sudah berjalan atau tidak, makanya saya akan melakukan evaluasi,” kata Eri 

Editor : Redaksi