Primkopasindo Lapas Cipinang Dorong Pemasaran Karya Warga Binaan melalui Latucipmart

Primkopasindo Lapas Cipinang
Primkopasindo Lapas Cipinang

JAKARTA - Primer Koperasi Pemasyarakatan Indonesia (Primkopasindo) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang tunjukkan kerja nyata dalam mendukung pelayanan publik di lingkungan Lapas Cipinang melalui pengelolaan Latucipmart, minimarket yang berada di area kantin sekaligus ruang tunggu layanan kunjungan bagi pengunjung. Kehadiran Latucipmart ditujukan untuk menyediakan kebutuhan harian secara tertib, transparan, dan terjangkau bagi pengunjung maupun Warga Binaan.

Tidak hanya sebagai sarana pemenuhan kebutuhan dasar, Latucipmart juga berfungsi sebagai etalase pemasaran produk hasil pembinaan kemandirian Warga Binaan. Beragam produk ditampilkan dan dipasarkan, mulai dari handycraft, aneka produk bakery 5PM Café Corner, kemeja batik, T-shirt, hingga produk kreatif lainnya hasil program pembinaan.

Baca Juga: Merajut Keteguhan Iman Lapas Cipinang Optimalkan Pembinaan Tahfidz Al-Qur’an Warga Binaan

Kepala Lapas Kelas I Cipinang, Wachid Wibowo, menegaskan bahwa unit usaha koperasi di lingkungan lapas merupakan bagian dari penguatan sistem pelayanan yang profesional, berintegritas, dan berdampak langsung.

“Primkopasindo Latucipmart tidak hanya berfungsi sebagai unit usaha koperasi, tetapi juga sebagai sarana penunjang layanan publik. Di sini, kebutuhan pengunjung terpenuhi sekaligus menjadi ruang pemasaran berbagai produk hasil karya Warga Binaan,” tegasnya Kamis (29/1).

Ketua Primkopasindo Lapas Cipinang, Waris, menjelaskan bahwa Latucipmart dirancang sebagai gerai pajang produk pembinaan dengan harga yang kompetitif dan kualitas yang terjaga. Hal ini menjadi langkah konkret koperasi dalam mendukung pemasaran produk hasil karya Warga Binaan melalui skema koperasi dan UMKM.

Baca Juga: Kalapas Cipinang Pimpin Penghormatan Terakhir Kabid Bimkemas Ditjenpas DKI Jakarta

“Kami siap mendukung dan membantu memasarkan produk hasil keterampilan Warga Binaan. Melalui koperasi, produk-produk ini diharapkan semakin dikenal, memiliki nilai ekonomi, dan berkelanjutan,” ujar Waris.

Keberadaan Latucipmart juga mendapat respons positif dari pengunjung. Salah satu pengunjung, Djamaludin, mengungkapkan bahwa fasilitas tersebut sangat membantu selama menjalani kunjungan.

“Tempatnya tertata rapi, pelayanannya baik, dan kebutuhan yang dicari tersedia. Ini sangat memudahkan kami sebagai pengunjung,” ungkapnya.

Baca Juga: Siapkan Masa Depan Warga Binaan Lapas Cipinang Belajar Menjahit

Melalui pengelolaan Primkopasindo Latucipmart yang profesional dan berorientasi pelayanan, Lapas Cipinang menegaskan komitmennya menghadirkan fasilitas pendukung yang nyaman, transparan, dan humanis.

Upaya ini sejalan dengan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya pada aspek pemasaran produk hasil karya Warga Binaan melalui koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), sebagai bagian dari pemasyarakatan yang berdampak dan bermanfaat bagi masyarakat.

Editor : Redaksi