JAKARTA - Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang, Wachid Wibowo, menyematkan tanda kenaikan pangkat kepada puluhan pegawai dalam upacara yang berlangsung khidmat di Aula Gedung II Lapas Cipinang, Senin (23/2).
Momentum ini ditegaskan bukan sekadar seremoni administratif, melainkan bagian dari strategi penguatan reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Baca Juga: Ramadan 1447 H Dimulai, Lapas Cipinang Perkuat Spiritualitas dan Stabilitas Kamtib
Dalam amanatnya, Wachid menekankan bahwa setiap aparatur sipil negara (ASN) pemasyarakatan harus menjadi motor penggerak kerja nyata Pelayanan PRIMA (Profesional, Responsif, Integritas, Modern, dan Akuntabel).
“Kenaikan pangkat adalah amanah sekaligus tanggung jawab yang lebih besar. khususnya dalam membangun birokrasi yang bersih dan melayani. Kita dituntut menunjukkan kinerja nyata dan berintegritas,” tegasnya.
Baca Juga: Isra' Mikraj Jadi Ruang Refleksi, Lapas Cipinang Dorong Perubahan Batin Warga Binaan
Kepala Bagian Tata Usaha, Lis Susanti, menjelaskan bahwa seluruh proses kenaikan pangkat telah melalui sistem merit yang ketat, mulai dari verifikasi administrasi hingga ujian berbasis Computer Assisted Test (CAT) BKN.
"Sebanyak 21 pegawai menerima kenaikan pangkat. memperoleh percepatan melalui mekanisme Penyesuaian Ijazah. Mereka berhasil meraih gelar sarjana strata satu dan lulus ujian dinas, sehingga memenuhi syarat kenaikan golongan lebih cepat dari masa reguler,” jelas Lis.
Baca Juga: Peringati Hari Pers Nasional 2026, Lapas Cipinang Tegaskan Komitmen Keterbukaan Informasi Publik
Salah satu pegawai yang menerima kenaikan pangkat, Rosi Septiani, menyatakan komitmennya untuk memberikan kontribusi yang lebih maksimal. “Kenaikan pangkat ini menjadi motivasi untuk bekerja lebih disiplin, lebih profesional, dan menjaga integritas dalam setiap tugas,” ungkapnya.
Melalui momentum ini, Lapas Cipinang menegaskan komitmennya memperkuat fondasi reformasi birokrasi melalui pengembangan SDM yang unggul, profesional, dan berintegritas. Kenaikan pangkat bukan sekadar pencapaian administratif, melainkan penguatan tanggung jawab untuk menghadirkan pemasyarakatan yang humanis, akuntabel, serta berorientasi pada Kerja Nyata dan Pelayanan PRIMA.
Editor : Redaksi