Isra' Mikraj Jadi Ruang Refleksi, Lapas Cipinang Dorong Perubahan Batin Warga Binaan

Isra' Mikraj Lapas Cipinang
Isra' Mikraj Lapas Cipinang

JAKARTA - Ratusan Warga Binaan dan pegawai Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Cipinang mengikuti Tabligh Akbar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW sekaligus menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 H dengan khidmat dan penuh antusias. Kegiatan digelar di Masjid Baiturrahman Lapas Cipinang, Selasa (10/2), sebagai bagian dari penguatan pembinaan rohani yang berkelanjutan.

Kepala Lapas Kelas I Cipinang, Wachid Wibowo, dalam sambutannya menegaskan bahwa peringatan Isra Mi’raj tidak dimaknai sebagai seremoni semata, melainkan momentum refleksi spiritual untuk menata kembali arah hidup dan memperkuat kesadaran diri.

Baca Juga: Peringati Hari Pers Nasional 2026, Lapas Cipinang Tegaskan Komitmen Keterbukaan Informasi Publik

“Isra Mi’raj mengajarkan bahwa setinggi apa pun kesalahan manusia, jalan kembali kepada Allah selalu terbuka. Pemasyarakatan bukan tentang menghukum masa lalu, tetapi menyiapkan masa depan. Dan pembinaan rohani adalah jantung dari proses perubahan itu,” ujar Wachid.

Ia menambahkan bahwa Lapas Cipinang terus mendorong pendekatan pembinaan yang humanis dan berorientasi pada perubahan perilaku, dengan nilai-nilai keimanan sebagai fondasi utama. Warga Binaan dipandang sebagai individu yang sedang belajar dan berproses menuju perbaikan diri.

Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Bidang Pembinaan Lapas Cipinang, Iwan Setiawan, menyampaikan bahwa kegiatan keagamaan seperti Tabligh Akbar menjadi bagian penting dalam membangun ketenangan batin dan kesiapan mental Warga Binaan, terutama menjelang Ramadhan.

Baca Juga: Sinergi dengan Polri, Lapas Cipinang Amankan Warga Binaan Terkait Dugaan Vape Etomidate

“Pembinaan rohani kami rancang sebagai ruang pemulihan. Ketika batin tenang dan kesadaran tumbuh, proses pembinaan lain—baik kepribadian maupun kemandirian—akan berjalan lebih efektif,” terangnya.

Tabligh Akbar ini menghadirkan Ustadz Jufri Rustandi (AA Jufri) sebagai penceramah. Dalam tausiyahnya, ia mengajak seluruh jamaah untuk memaknai Isra Mi’raj sebagai pengingat utama tentang pentingnya shalat, kesabaran, dan pengendalian diri sebagai bekal menghadapi kehidupan, termasuk dalam menyongsong Bulan Suci Ramadhan.

“Ramadhan adalah madrasah jiwa. Jika shalat dijaga, sabar dilatih, dan hawa nafsu dikendalikan, maka perubahan itu nyata—bukan hanya selama Ramadhan, tetapi setelahnya,” pesan Ustadz Jufri.

Baca Juga: Manfaatkan Lahan Tidur untuk Warga Binaan Kembangkan Budidaya Ikan Hias

Kegiatan berlangsung dengan khusyuk, diawali lantunan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan sambutan, penampilan Hadroh, tausiyah, dan doa bersama. Tabligh Akbar ini diharapkan menjadi penguat spiritual sekaligus motivasi bagi Warga Binaan dan petugas untuk terus menumbuhkan nilai keimanan, kesabaran, dan tanggung jawab dalam menjalani peran masing-masing.

Melalui kegiatan ini, Lapas Cipinang menegaskan komitmennya menghadirkan pembinaan rohani yang konsisten dan bermakna sebagai bagian dari upaya mewujudkan Pemasyarakatan yang humanis, berkeadilan, dan berdampak nyata bagi proses reintegrasi sosial. 

Editor : Redaksi